Breaking News:

EKSPOS TPPO DI POLDA KEPRI

Polisi Tangkap 1 Pelaku terkait TPPO, dan Amankan 9 Calon TKI di Ruko Batam Center

Berkoordinasi dengan Bareskrim Polri, Polda Kepri amankan 9 calon TKI di sebuah ruko di Batam Center. Satu pelaku diamankan

Penulis: | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN HAMAPU
Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Arie Dharmanto didampingi oleh Kaur Mitra Humas Polda Kepri AKP Syafrudin dalam konferensi Pers Tindak Pidana Perdagangan Orang pada Jumat (6/3/2020) di Mapolda Kepri. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto mengatakan, pihaknya telah mengamankan satu pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Pengungkapan pelaku yang mempekerjakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara ilegal ini, berkat koordinasi Bareskrim Polri dengan Subdit IV Dirkrimum Polda Kepri.

"Informasi yang didapat dari salah satu suami korban yang melapor, istrinya disekap karena tidak jadi berangkat ke Malaysia dan ingin kembali pulang ke daerah asal. Tetapi pengurus menyampaikan, apabila ingin kembali ke daerah asal, harus membayar uang sebesar Rp 10 juta," ujar Arie dalam konferensi pers pengungkapan kasus TPPO di wilayah hukum Polda Kepri, Jumat (6/3/2020) di Media Center Polda Kepri.

Ia menjelaskan, setelah mendapat informasi tersebut, pihaknya langsung bergerak ke lokasi yang berada di Ruko Pesona Niaga Blok C Nomor 9, Batam Center, Kota Batam, Kepri.

"Saat penggerebekan, selain korban, ada 8 orang lainnya yang dimintai uang di ruko tersebut," ujarnya.

Usai penggerebekan, para korban diamankan dan dimintai keterangan oleh Subdit IV Dirkrimum Polda Kepri. Selain itu pihaknya juga berkoordinasi dengan Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) untuk pemulangan para korban.

(TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved