Sabtu, 9 Mei 2026

VIRUS CORONA

Wisata Kepri Dihantam Corona, Pengusaha Merasa Ditinggalkan, Ketua Aspabri: Menteri Harus Datang

Para pelaku usaha wisata di Kepri mulai mempertanyakan sikap Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Tayang:
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Ketua Asosiasi Pariwisata Bahari Indonesia (Aspabri) Provinsi Kepulauan Riau Surya 

Wisata Kepri Dihantam Corona, Pengusaha Kecewa dan Merasa Ditinggalkan, Ketua Aspabri: Menteri Harus Datang

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Wabah virus corona seakan menjadi ancaman bagi semua orang termasuk dalam dunia pariwisata.

Terlihat, dampak virus mematikan itu membuat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) Kepri sebulan terakhir menurun bahkan anjlok.

Pintu masuk pelabuhan Batam Center Internasional, Harbourbay, bandara Hang Nadim Internasional sepi selama sebulan terakhir.

Ketua Asosiasi Pariwisata Bahari Indonesia (Aspabri) Provinsi Kepulauan Riau Surya mengatakan, dampak itu sangat dirasakan pelaku usaha. Khususnya di bidang pelaku industri pariwisata.

"Dampaknya begitu jelas," ujarnya Jumat (6/3/2020).

Para pelaku usaha wisata pun mulai mempertanyakan sikap Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Para pelaku usaha merasa ditinggalkan dalam kondisi ini.

Padahal, kata Surya, secara nasional Kepri adalah nomor dua penyumbang terbesar Wisman.

"Harus banyak dialog. Anehnya, sampai hari ini Kepri tidak menjadi prioritas. Boleh dikatakan Menteri saat ini tidak bersuara tentang Kepulauan Riau. Kita nantangin ini, kalau memang benar-benar ayo donk. Menteri harus datang dulu," ujarnya

Seyogyanya, Kemenparekraf datang ke Batam. Untuk menyikapi berbagai persoalan yang datang. Namun, yang dlihat masyarakat pelaku usaha pariwisata, seakan-akan menterinya hanya duduk di meja kerjanya.

"Khusus pelaku usaha pariwisata. Yg kami lihat adalah menteri itu hanya melihat berdasarkan data-data tidak terjun langsung. Melihat seperti apa transaksi pariwisata tentang Kepri," katanya.

Setidaknya jika sudah datang ke Kepri, pelaj usaha merasa tidak sendirian dengan kondisi yang lesu sekarang ini. Mereka merasa diperhatikan Kemenparekraf. (Tribunbatam.id/Leo Halawa)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved