Selasa, 14 April 2026

Hendak Perkosa Seorang Wanita, Pria Ini Harus Dirawat di Rumah Sakit Karena Korban Melawan

Kepada petugas kepolisian Mohamed Ilyas, gadis ini menceritakan dia sedang berada di rumah dan ada seorang pria yang membobol rumahnya.

Editor: Eko Setiawan
Tribun Jateng
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id - Nyaris menjadi korban pemerkosaan seorang lelaki bejat, akhirnya pelaku mengalami tragedi naas ditangan korbannya sendiri.

Seorang gadis berusia 25 tahun yang namanya dirahasiakan mengalami nasib tragis pada Selasa (4/2/2020).

Dia didatangi seorang pria di rumahnya di tengah provinsi Punjab, Pakistan, dan nyaris menjadi korban pemerkosaan.

Kapolri Jendral Idham Aziz Cari 2 Anggotanya, Sempat Hebohkan Dunia Karena Virus Corona

Video - Sepatu Buatan Dalam Negeri, Pijakbumi Raih Penghargaan Bergengsi di Italia

Benarkah Mimpi Bertemu Kawan Lama Wanita Pertanda Jodoh Semakin Dekat? Begini kata Primbon Jawa

Kepada petugas kepolisian Mohamed Ilyas, gadis ini menceritakan dia sedang berada di rumah dan ada seorang pria yang membobol rumahnya.

Gadis itu kemudian melarikan diri ke dapur dan mengambil pisau.

Segera saat pelaku hendak memperkosanya, gadis itu langsung menyabetkan pisaunya dan mengenai penis pelaku. 

"Pelaku yang berusia 28 tahun itu langsung dilarikan ke rumah sakit di Faisalabad dan diinterogasi polisi setelah kondisinya membaik," terang Ilyas dikutip dari South China Morning Post (SCMP).

Daily Mail mengabarkan, Asisten Pengawas Polisi Jaranwala Bilal Sulehri, mengatakan pria dan perempuan itu saling kenal dan si pelaku akan menikahi orang lain.

Menurut laporan dari SCMP, ratusan wanita diperkosa di Pakistan tiap tahunnya.

Mengenal Es Laksamana Mengamuk, Minuman Khas Kepri Terasa Segar dan Sediki Asam

Akan tetapi mereka yang melakukan serangan justru jarang dihukum.

Alasannya adalah hukum yang lemah dan prosedur yang rumit untuk penuntutan, menurut Komisi Hak Asasi Manusia Pakistan.

Korban pemerkosaan bahkan sering disalahkan atas tragedi yang menimpa mereka, karena dituduh telah bersosialisasi dengan laki-laki. Sebuah pandangan yang konservatif.

Akibatnya, banyak wanita memilih diam dan tidak melaporkan kejadian ke pihak kepolisian, untuk menghindari namanya dipermalukan oleh masyarakat konservatif Pakistan.

Keterangan itu disampaikan oleh kelompok advokasi Aurat Foundation.

"Itu sangat menyakitkan. Korban sering kali disalahkan baik secara hukum maupun dari masyarakat," terang aktivis hak perempuan Farzana Bari dikutip dari SCMP.

Bahkan pemerkosaan dalam pernikahan adalah hal yang jamak ditemui di Pakistan. (Artikel ini telah tayang di serambinews.com)

Artikel ini telah tayang di tribunlampung.co.id dengan judul Didatangi Orang Tak Dikenal, Seorang Gadis Melawan Pakai Pisau Dapur Lalu Potong Alat Vital Tamunya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved