SELEB TERKINI
Ditanya Boy William Soal Kuliah di Stanford University, Maudy Ayunda Akui Merasa Minder
Maudy Ayunda menceritakan bagaimana jalani kesehariannya sebagai mahasiswi di Stanford University kepada Boy William. Ia mengaku masih merasa minder.
TRIBUNBATAM.id - Baru-baru ini, Boy William membagikan momen keseruannya bertemu dengan Maudy Ayunda di California.
Lewat channel Youtubenya, Boy William mengunggah sebuah video percakannya bersama Maudy Ayunda.
Didalam video itu pula, Maudy Ayunda menceritakan bagaimana menjalani kesehariannya sebagai mahasiswi.
Seperti yang diketahui, Maudy Ayunda melanjutkan studi di Stanford University dan mengambil dua jurusan yakni MBA dan Education.
Dalam sehari, Maudy Ayunda menjelaskan ada 3 hingga 4 kelas yang harus dihadiri.
"Kalau dulu di Oxford ga selalu wajib kalau untuk lecture. Kadang-kadang aku suka lewatin aja yang penting tugasnya.
• Daftar Imbalan Diduga Diterima 6 Artis dari Pembobol Kartu Kredit, Boy William Diberi Rp 75 Juta
Tapi kalau di sini itu wajib dan itu dihitung banget kehadirannya dan umumnya, keseharianku padat," terang perempuan 25 tahun tersebut.
Merasa beruntung bisa kuliah di Stanford University, Maudy Ayunda menganggap bahwa kini tanggung jawabnya semakin besar.
Perempuan kelahiran 19 Desember 1994 itu merasa bahwa ada hal positif yang harus dia berikan untuk Indonesia.
"I honestly feel really blessed and really lucky.
(Jujur, aku merasa sangat diberkati dan beruntung)
I understand that this is like a once in a lifetime opportunity.
(Aku mengerti bahwa ini adalah kesempatan sekali seumur hidup.)
Makannya aku tuh kadang ngerasa kayak banyak beban dan tanggung jawab juga sih," ungkap Maudy Ayunda.
Diakui Maudy Ayunda, mahasiswa Indonesia yang kuliah di Stanford University hanya sedikit.
"Biasanya yang keterima setiap tahun itu cuma 1 tapi sekarang karena ada yang keterima dari 2 tahun lalu ada aku dan teman aku. Kalau undergrade (S1) ada 1,2,3 orang juga tapi memang dikit banget sih," papar Maudy Ayunda.
Boy William lantas menanyakan reaksi teman-teman saat mengetahui followers Instagram Maudy Ayunda yang mencapai 10 juta.
Pemeran Kugi dalam film Perahu Kertas itu lantas bercerita saat orientasi kampus, sudah ada yang membahas soal itu.
"Waktu itu sebenarnya, waktu awal masuk, itu sudah dibahas, waktu orientasi. Jadi 'Ada salah satu dari kalian yang followersnya 10 juta'.
Ada admission committee-nya. Jadi sempat sudah rame, waktu ketemu 'Oh itu lo?'," ungkap Maudy Ayunda.
Namun dijelaskan Maudy Ayunda, itu bukanlah perkara besar.
"Tapi di sini it's not that big deal and I love that," jelas Maudy Ayunda.
Bisa satu kampus dengan orang-orang hebat, Maudy Ayunda merasa minder.
"Aku pun banyak minder di sini," kata Maudy Ayunda.
Boy William tak percaya dengan pernyataan Maudy Ayunda.
"Serius, karena orangnya pintar-pintar, jenius-jenius and you just can't help and you know you learn so much from these people jadi ga bisa merasa hebat. Benar-benar ga bisa," terang Maudy Ayunda.
Sempat Galau Pilih Harvard University dan Stanford University
Maudy Ayunda menyelesaikan studi di Oxford University jurusan P.P.E (Politics, Philosohy, and Economics) pada 2016.
Jurusan PPE di Oxford University ini merupakan jurusan sulit dengan saringan masuk yang ketat.
Hebatnya Maudy bisa lulus dengan predikat cumlaude hanya dalam waktu tiga tahun saja dari kampus tertua Inggris tersebut.
Sebelum memilih Stanford University, Maudy Ayunda sempat dilema.
Pasalnya, ia diterima di dua kampus bergengsi dunia yakni Harvard University dan Stanford University.
Meski sempat galau, akhirnya Maudy Ayunda memilih Stanford University dan mengambil Joint Degree Program yakni MBA (Master of Bussiness Administration) dan Education. (*)
• 6 Artis yang Diduga Terlibat Kasus Pembobolan Kartu Kredit, Ada Gisel Hingga Boy William
• Vidi Aldiano Akui Masih dengat Mantan Pacar, Sheila Dara, Boy William: Lo Ciuman Nggak?
• Boy William Ajak Hyoyeon SNSD Main Tik Tok, Jadi Viral dan Banjir Pujian Penggemar
Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Kepada Boy William, Maudy Ayunda Ngaku Minder Kuliah di Stanford University: Ga Bisa Merasa Hebat.