Breaking News:

PENERTIBAN PASAR INDUK JODOH

Gustian Riau Ungkap Alasan Pemko Kembali Tertibkan Pasar Induk Jodoh Batam

Kepala Disperindag Batam, Batam Gustian Riau mengungkapkan alasan Pemko kembali menertibkan pedagang pasar induk Jodoh Batam, Selasa (10/3/2020).

Penulis: | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id
Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau 

Gustian Riau Ungkap Alasan Pemko Kembali Tertibkan Pasar Induk Jodoh Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam Gustian Riau mengungkapkan alasan Pemko kembali menertibkan pedagang pasar induk Jodoh Batam, Selasa (10/3/2020).

Ia mengatakan, penertiban itu dilakukan karena pemerintah akan melakukan revitalisasi total dalam waktu dekat ini.

Beberapa waktu lalu, sudah dilakukan penertiban.

"Setelah pindah dibangun lagi di atas lahan itu. Padahal, sekarang masih proses untuk lanjutan revitalisasi. Pemko Batam memanusiakan manusia, tapi kembali semrawut pasar itu. Tentu kita lakukan penertiban," katanya saat dikonfirmasi Selasa (10/3/2020) siang.

Pemko Batam sedang menyiapkan analisis dampak lalu lintas (Andalalin), analisis dampak lingkungan (amdal) dan izin lainnya untuk lanjutan pembangunan.

Dia mengatakan, jika masih ada bangunan baru di atas bekas lokasi penertiban, pasti tidak akan bisa dilakukan pembangunan.

"Ini lah yang mau kami tertibkan. Agar semua tertata dan baik dari kondisi yang sebelumnya. Tapi oknum pedagang kami lihat tidak sabaran. Tentu ada proses. Lalu kenapa muncul bangunan baru," ujarnya.

Pemko Batam juga ingin memuluskan niat Kementerian Perdagangan membantu masyarakat Batam untuk membangun pasar baru.

Katanya, jika revitalisasi pasar induk Jodoh berhasil, maka Pemko akan membangun pasar ke beberapa daerah lain di Batam nantinya.

"Tentu untuk mendongkrak perekonomian pedagang," tambahnya.

Terkait adanya provokasi tadi saat penertiban berlangsung, kata Gustian, tidak berasal dari aparat gabungan.

Melainkan dari oknum masyarakat yang kebetulan ada saat penertiban.

"Sehingga terprovokasi lah suasana. Sebenarnya tidak seseram yang dibayangkan. Kan penertiban berjalan mulus sebelumnya," ujarnya.

Saat penertiban tadi, Pemko mengerahkan cobelco untuk meruntuhkan bangunan yang baru berdiri. Di eks lahan yang telah ditertibkan sebelumnya.

"Untuk pemadam, ambulan dan mobil dalmas itu untuk hanya protap pengamanan. Tidak ada berlebihan," tambahnya. (Tribunbatam.id/Leo Halawa)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved