Breaking News:

SELEB TERKINI

Firasat Adik Rama Aiphama Sebelum sang Kakak Tutup Usia: Malam Jumat Saya Mimpi Tenteng Keranda

Penyanyi senior Rama Aiphama meninggal dunia pada Rabu (11/3/2020). Rama Aiphama menghembuskan napas terakhir di usia 61 tahun.

KOMPAS/Alif Ichwan
Mendiang Rama Aiphama 

Firasat Adik Rama Aiphama Sebelum sang Kakak Tutup Usia: Malam Jumat Saya Mimpi Tenteng Keranda

TRIBUNBATAM.id- Dunia hiburan tanah air kembali berduka.

Satu di antara penyanyi lawas, Rama Aiphama meninggal dunia.

Rama Aiphama diketahui tutup usia pada umur 61 tahun.

Adik almarhum sempat bermimpi menenteng keranda sebelum Rama Aiphama meninggal.

Kabar duka datang dari dunia musik Tanah Air.

Penyanyi senior Rama Aiphama meninggal dunia pada Rabu (11/3/2020).

Fakta-fakta Penyanyi Rama Aiphama yang Meninggal Dunia Hari Ini, Sempat Dilaporkan Istri ke Polisi

Kabar Duka - Penyanyi Rama Aiphama Meninggal Dunia Hari Ini, Rabu (11/3)

Rama Aiphama meninggal dunia pada Rabu (11/3/2020)
Rama Aiphama meninggal dunia pada Rabu (11/3/2020) (YouTube/East Jhoo)

Rama Aiphama menghembuskan napas terakhir di usia 61 tahun.

Adik almarhum Rama, Ibrahim akhirnya menceritakan kronologi meninggalnya sang kakak kepada awak media.

Dikutip TribunStyle dari YouTube Beepdo, Rabu (11/3/2020), Rama sempat membersihkan diri sebelum akhirnya dipanggil oleh Yang Maha Kuasa.

"Tadi meninggal pukul 04:30 WIB, tidak sakit, dia cuma sakit asam lambung minum obat, dia mau ke kamar mandi mau bersih-bersih, keluar kamar mandi dia merasa nggak enak, lemes.

Dibopong sama anaknya si Kemal ini, dibaringkan di kursi supaya mungkin gimana, ternyata sudah tidak ada, sudah mengehembuskan napas terkahirnya di situ," beber Ibrahim.

 

Sebelum kakaknya berpulang, Ibrahim mengaku sempat bermimpi pada malam Jumat minggu lalu.

Ramalan Zodiak Asmara Kamis 12 Maret 2020, Gemini Mengkritik, Aquarius Curiga, Taurus Sulit Dipahami

Ramalan Zodiak Kamis 12 Maret 2020, Sagitarius Hujan Uang, Cancer Waspada, Leo Kerja Keras

"Sempat saya mimpi, malam jumat saya mimpi sudah ada tanda bahwa saya tuh tenteng keranda itu aja," terangnya.

Di mata Ibrahim, Rama merupakan sosok orang yang tegas.

"Sama keluarga alhamdulillah orangnya keras juga, didik kita sebagai adik-adik, mau perempuan mau laki-laki beliau selalu ingatkan untuk kerja keras, ibadah jangan lupa, itu aja pesan dari beliau,"terang Ibrahim.

Lebih lanjut, Ibrahim meminta maaf kepada semua pihak yang mungkin memiliki masalah dengan almarhum.

"Saya mohon, saya keluarga besar dari Rama Aiphama mohon maap sebesar-besarnya mungkin ada sedikit sama beliau, saya minta maaf, itu aja," imbuhnya.

Jenazah Rama pun direncanakan akan dimakamkan di TP Al Muchdar, Cimanggis, Jakarta Timur.

Sebagai informasi, Rama Aiphama merupakan penyanyi yang tenar di era 1980-an dengan ciri khas penampilan nyentrik.

Dirinya lahir di Gorontalo dengan nama panjang Sayyid Mohammad bin Syagab Al-'Idrus.

 

Dianggap Sukses, 3 Kelurahan Terima Penghargaan Saat Musrenbang Tanjungpinang

Stok Bahan Baku Industri Hanya Cukup Sebulan, Perusahaaan di Batam Mulai Rumahkan Karyawan

Publik banyak mengenal Rama lewat karya musiknya yang populer.

Salah satu hits milik Rama ialah lagu daur ulang bertajuk 'Dinda Bestari' yang dirilis di era 90-an.

Tak hanya lagunya yang ngehits, Rama juga dikenal dengan gaya busananya yang nyentrik.

Ia biasa mengenakan pakaian dengan warna mencolok, kacamata hitam dan topi di kepalanya. (TribunStyle.com/Febriana)

Album Rama Aiphama, Torang Samua Basudara
Album Rama Aiphama, Torang Samua Basudara (Kasetlalu.com)

Sekilas tentang Diskografi Rama Aiphama, Penyanyi Keroncong Reggae Tahun 90-an yang Tutup Usia

Rama Aiphama, meninggal dunia pada Rabu (11/3/2020).

Kabar itu kemudian dibenarkan oleh Sam Alatas, salah satu kerabat Rama.

"Benar kabar itu, saya dapat dari WA keluarga," kata Sam sebagaimana dilansir oleh Kompas.com.

Menurut kabar yang dihimpun sementara, jenazahnya akan dimakamkan sore ini di TPU Al Muchdar, Cimanggis, Jakarta Timur.

Penyanyi Rama Aiphama
Penyanyi Rama Aiphama (Tribunstyle.com/kolase KOMPAS/Alif Ichwan & YouTube)

Sekilas tentang Perjalanan Karier Musik Rama Aiphama

Rama Aiphama dikenal sebagai penyanyi dan penulis lagu yang kerap berpenampilan nyentrik.

Rama Aiphama memiliki nama asli Sayyid Mohammad bin Syagab Al-Idrus.

Ia berdarah Arab-Gorontalo, lahir di Gorontalo pada 17 September 1956.

Sempat menikah dengan Euis Kartika Sari pada 1993, mereka dikaruniai tiga anak yakni Salsabila, Kemal, dan Syekhan.

Namun, Rama dan Euis memilih bercerai pada 2009.

Rama Aiphama
Rama Aiphama (YouTube/East Jhoo)

Gaya Pakaian yang Khas

Busana khas yang selalu digunakan Rama adalah pakaian yang menjuntai menyerupai daster kelelawar dengan warna mencolok.

Pakaian itu kemudian dipadu dengan topi yang unik dan kacamata hitam.

Tidak lupa, ia juga hampir selalu mengenakan kalung emas di lehernya.

Mengawinkan Keroncong, Reggae, dan Dangdut

Rama mulai berkarier pada tahun 1981 dengan merilis album "Aku yang Merindukanmu".

Karier bermusiknya memuncak pada era 1990-an, ketika ia berhasil memadukan genre keroncong dengan dangdut.

Namanya melambung lewat lagu berjudul "Dinda Bestari" tahun 1995.

Sejak itu, Rama kemudian merilis musik-musik serupa, seperti album "Keroncong Disco Reggae" pada 1996.

Ia kemudian dikenal sebagai penyanyi beraliran campuran Melayu, dangdut, reggae, dan keroncong.

Mendapat Penghargaan atas Lagu Berbahasa Daerah Terbaik Anugerah Musik Indonesia 2014

Tidak hanya itu, Rama juga coba gabungkan musik daerah dengan reggae.

Lahirlah satu album bertajuk "Jawa Disco Reggae" (1997) dan "Torang Samua Basudara" (1999).

Lewat lagu "Kyai Deng Pendeta Baku Sayang", Rama Aiphama pernah masuk nominasi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik Anugerah Musik Indonesia pada 2014.

Album Rama Aiphama
Album Rama Aiphama (Kasetlalu.com)

Berikut ini diskografi Rama Aiphama.

  • Aku yang Merindukanmu (1981)
  • Ratna (1987)
  • Dinda Bestari (1995)
  • Keroncong Disco Reggae (1996)
  • Kroncong Disco Reggae Vol. 2 (1996)
  • Jawa Disco Reggae (1997)
  • Torang Samua Basudara (1999)
  • Pesona Melayu (2001)
  • Keroncong Jaipong Dangdut (2003)

(TribunStyle.com/Gigih Panggayuh)

Editor: Anne Maria
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved