Tinju Mania! Anthony Joshua Pakai Gaya Tarung Baru demi Tumbangkan Kubrat Pulev

Setelah satu tahun bertanding di luar negeri, Joshua menyambut pertandingannya di Inggris dengan rasa optimistis.

screenshot twitter futbol merkez
Anthony Joshua kembali meraih gelar juara dunia tinju setelah menang angka atas Andy Ruiz Jr, Sabtu (07/12/2019) atau Minggu dini hari WIB. 

TRIBUNBATAM.id - Petinju kelas berat asal Inggris, Anthony Joshua akan memakai cara berbeda untuk menumbangkan Kubrat Pulev.

Anthony Joshua tengah bersiap untuk melawan Kubrat Pulev pada pertandingan perebutan gelar juara, di Stadion Tottenham Hotspur, London, 20 Juni mendatang.

Dendam Kesumat! Deontay Wilder Berambisi Trilogi dengan Tyson Fury, Yakin Bisa Menang

Petinju berusia 30 tahun itu sudah lama tidak bertanding di tanah kelahirannya sendiri sejak 2018.

Selama 2019, dia menggelar pertandingan melawan Andy Ruiz Jr dua kali di Amerika Serikat dan Arab Saudi.

Mengejutkan! Anthony Joshua Ketakutan, Akan Pensiun sebelum Lawan Tyson Fury

Kalahkan Andy Ruiz Jr, Anthony Joshua : Saya Ingin Katakan Bismillah

Hasil Tinju Dunia, Anthony Joshua Menang Angka, Rebut Kembali Gelar Juara Dunia dari Andy Ruiz Jr

Setelah satu tahun bertanding di luar negeri, Joshua menyambut pertandingannya di Inggris dengan rasa optimistis.

"Saya belum pernah begitu bersemangat sebelumnya. Saya kembali ke London, kembali ke markas saya, bertarung melawan musuh yang tangguh," kata Joshua dilansir dari Boxing Scene.

Kendati masih empat bulan lagi bertarung, Joshua mengaku sudah mulai berlatih sejak dini.

Pemilik gelar IBF, IBO, WBA dan WBO ini bakal menyiapkan cara berbeda untuk mengalahkan Pulev.

Sempat Jatuh, Andy Ruiz Ungkap Cara Bangkit dan Pukul KO Anthony Joshua, Ukir Sejarah Tinju Dunia

Andy Ruiz Junior, Petinju Meksiko Pertama Sabet 4 Gelar Juara Tinju Dunia, Pukul KO Anthony Joshua

"Pelatihan sudah dimulai, jadi saya berada di tempat yang lebih baik daripada tahun lalu, karena saya butuh belajar dan Pulev akan mempraktikkan skill baru dan tentu saja gaya barunya," ujar Joshua.

"Ruiz jauh lebih pendek, jadi lebih luas (untuk memukulnya). Pulev lebih tinggi, jauh lebih ramping, sehingga akan membutuhkan strategi dan taktik berbeda," ujarnya lagi.

Lupakan Virus Corona! Tinju Mania, Ini Jadwal Trilogi Deontay Wilder vs Tyson Fury, Momen Pembalasan

Misi menang menjadi target bagi Joshua ketika melawan Pulev.

Sebab, kemenangan melawan petinju Bulgaria itu nantinya jadi modal untuk pertandingan unifikasi kontra Tyson Fury.

Apabila Tyson Fury dan Joshua tidak menelan kekalahan dilaga mereka masing-masing, keduanya bisa bertarung untuk merebutkan status undisputed champion di kelas berat.

Selama dua dekade ini hampir tidak ada petinju yang berhasil menyatukan seluruh gelar di kelas berat.

Terakhir, juara tak terbantahkan didapat oleh Lennox Lewis pada 13 November 1999.(*)

Penulis: Irfan Azmi Silalahi
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved