Sempat Minta Maaf pada Kapolres, Pria Menolak Ditilang Tewas Ditembak di kantor Polisi Saat Ngamuk
Seorang pria tewas bersimbah darah ditembak polisi di kantor polisi. Begini kronologi kejadiannya
#Sempat Minta Maaf pada Kapolres, Pria Menolak Ditilang Tewas Ditembak di kantor Polisi Saat Ngamuk
TRIBUNBATAM.id - Seorang pria tewas bersimbah darah ditembak polisi di kantor polisi.
Penembakan terjadi karena pria tersebut sempat melakukan penyerangan terhadap anggota polisi dalam kantor Polres..
Sebelum kasus itu terjadi, pria tersebut sempat menulis status di akun Facebook miliknya.
Status tersebut berisi ancaman kepada polisi.
Pria tersebut bahkan mengancam akan menebas leher polisi.
Sunarto menyebutkan, pria tersebut berinisial AH warga Jalan Perjuangan, Kota Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Beberapa jam sebelum menyerang polisi di Mapolres Kepulauan Meranti, AH sempat mengunggah status di akun media sosial Facebook miliknya. Statusnya bernada ancaman terhadap polisi," kata Sunarto.
Dia mengatakan, AH membuat status di akun Facebook pada Rabu kemarin, sekitar pukul 09.00 WIB.
Sedangkan, kejadian penyerangan anggota polisi terjadi pada Rabu sore, sekitar pukul 16.45 WIB.
Menurut Sunarto, akun Facebook pelaku hanya bisa diakses oleh sesama temannya atau disetel ke mode privasi.
Dalam status di Facebook, AH menyatakan permintaan maaf kepada Kapolres dan Kepala Satuan Lalu Lintas.
AH mengakui bahwa dia lupa membawa helm saat mengantar anaknya ke sekolah.
AH kemudian meminta agar anggota polisi yang membawa motornya untuk segera mengembalikan.
Namun, AH mengancam akan melukai polisi apabila motor tidak juga dikembalikan hingga waktu yang dia tentukan.
Sunarto mengatakan, sebelum pelaku menyerang anggota polisi di Polres Kepulauan Meranti, pelaku memang sempat berurusan dengan polisi lalu lintas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/12-3-2020-pria-yang-melakukan-penyerangan-di-polres.jpg)