Imbas Virus Corona, WHO Minta Presiden Jokowi Liburkan Sekolah & Siapkan Sarana Medis

Atas kasus di Indonesia ini WHO memberikan delapan rekomendasi tindakan kepada pemerintah Indonesia.

Imbas Virus Corona, WHO Minta Presiden Jokowi Liburkan Sekolah & Siapkan Sarana Medis
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas menggunakan masker di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta, Senin (2/3/2020). Imbas Virus Corona, WHO Minta Presiden Jokowi Liburkan Sekolah & Siapkan Sarana Medis 

#Imbas Virus Corona, WHO Minta Presiden Jokowi Liburkan Sekolah & Siapkan Sarana Medis

TRIBUNBATAM.id - World Health Organization (WHO) memberikan atensi khusus terkait perkembangan kasus virus corona Covid-19 di Indonesia.

Sebagai gambaran, hingga Jumat (13/3) petang kasus virus corona Covid-19 di Indonesia sudah positif menginfeksi sebanyak 69 orang. 

Dari jumlah itu sebanyak tiga pasien dinyatakan pulih alias sembuh dari infeksi virus corona Covid-19. Sementara 4 orang positif virus corona Covid-19 dikabarkan meninggal dunia.

Atas kasus di Indonesia ini WHO memberikan delapan rekomendasi tindakan kepada pemerintah Indonesia.

Salah satu tindakanya adalah opsi containment atau menahan sementara waktu antara lain: meliburkan sekolah;  membatalkan pertemuan dalam jumlah besar; menghindari perjalanan ke tempat umum;

Hanya saja rekomendasi tersebut tidak memberikan perincian di wilayah mana apakah terbatas wilayah Jakarta atau kota-kota yang banyak ditemui kasus positif virus corona Covid-19 saja.

ILUSTRASI. A logo is pictured outside a building of the World Health Organization (WHO) during an executive board meeting on update on the coronavirus outbreak, in Geneva, Switzerland, February 6, 2020.
ILUSTRASI. A logo is pictured outside a building of the World Health Organization (WHO) during an executive board meeting on update on the coronavirus outbreak, in Geneva, Switzerland, February 6, 2020. (REUTERS/Denis Balibouse)

Berdasarkan laporan hasil pertemuan tim WHO dengan tim pemerintah, WHO memberikan pertimbangan kepada Indonesia dalam rangka membuat kebijakan pencegahan.

  1. Kesehatan penduduk merupakan prioritas utama bagi kebijakan pemerintah. Tetapi upaya yang dilakukan saat ini masih kurang maksimal.
  2. Upaya mengurangi dampak ekonomi agar tidak diarahkan pada stimulus yang mendorong penyebaran infeksi. Seperti membuka keran turis asing, tetapi stimulus bagi perlindungan sosial seperti dampak bagi perusahaan, penyediaan bahan-bahan pokok dan lain-lain.
  3. Dengan semakin meningkatkan surveilans dapat menangkap lebih banyak kasus suspek, tetapi dalam jangka menengah lebih dalam mitigasi dampak ekonomi dan kepercayaan dunia internasional.

Selain itu WHO juga memberikan rekomendasi spesifik kepada pemerintah Indonesia dalam rangka penanganan virus corona Covid-19:

1. aktivasi emergensi nasional dan membentuk Tim Khusus yang memiliki kewenangan mengambil keputusan berbasis bukti-bukti.

2. memperluas deteksi kasus secara intensif serta pelacakan kontak untuk mengetahui secara pasti di wilayah Indonesia mana saja yang terjadi penularan aktif.

 

Halaman
1234
Editor: Aminudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved