Selasa, 12 Mei 2026

HEADLINE TRIBUN BATAM

Arungi Laut, Bawa Pasien Suspect Corona

Sepasang suami-istri yang diduga suspect Covid-19 atau virus Corona menempuh perjalanan satu hari lebih untuk mendapat perawatan.

Tayang:
wahyu indri yatno
halaman 01 TB 

Arungi Laut, Bawa Pasien Suspect Corona

BATAM, TRIBUNBATAM.id – Sepasang suami-istri yang diduga suspect Covid-19 atau virus Corona menempuh perjalanan satu hari lebih untuk mendapat perawatan. Keduanya harus mengarungi lautan dari Anambas menuju Tanjungpinang.

Mereka harus mengarungi lautan dengan kapal Puskesmas Keliling (Puskesmas) Husada 001 berukuran GT 18.

Keduanya hanya ditemani oleh nakhoda kapal, kapten Amir dan dua petugas kesehatan dari Anambas.

“Keduanya itu sepasang suami-istri. Mereka ditemani oleh kapten dan petugas medis,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Tjetjep Yudiana kepada TRIBUNBATAM.id, Minggu (15/3/2020) malam.

Menurut Tjetjep, kedua pasien itu mempunyai riwayat perjalanan ke Malaysia beberapa waktu lalu.

Setelah tiba di Anambas, mereka mengalami gejala seperti suspect Covid-19. Karena itu, keduanya langsung dirujuk dari Anambas ke Tanjungpinang.

“Mereka tidak bisa pakai kapal Ferry. Sebab, kita takut kalau mereka positif Corona maka semua penumpang kapal bisa terpapar,” tambah Tjetjep.

Setibanya di Tanjungpinang, kedua pasien itu tidak diturunkan di Pelabuhan Domestik Sri Bintan Pura sebagaimana lazimnya Ferry dari Anambas menurunkan penumpang.

Mereka diturunkan di Pelabuhan Internasional, Pulau Dompak .

Pelabuhan ini sudah dibangun namun belum dipakai selama ini.

Kedua pasien itu dijemput oleh petugas kesehatan di Tanjungpinang. Dengan mobil ambulans, mereka kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepri Raja Ahmad Tabib di Kilometer 9 Kota Tanjungpinang.

“Tunggu besok baru kita ambil sampel darahnya. Nanti tunggu 3 hari baru kita dapat hasil. Semoga negatif,” ujar Tjetjep.

Kendatipun ada pasien suspect Covid-19, Tjetjep memastikan Provinsi Kepri masih aman dari Covid-19 atau virus Corona hingga Minggu (15/3/2020).

Padahal sejumlah daerah di tanah air sudah menutup sejumlah tempat wisata bahkan menetapkan hari libur selama beberapa hari ke depan.

Tjetjep menegaskan belum ada kasus Corona di kabupaten dan kota se-Kepri. Namun, pemerintah tetap memantau perkembangan kasus ini, terkhusus para pasien yang sedang mendapat pengawasan khusus.

“Kepri masih aman. Tetapi ada pasien yang mendapat pengawasan khusus,” kata Tjetjep kepada TRIBUNBATAM.id, Minggu (15/3/2020) sore.

Dia menambahkan sejumlah pasien yang sempat mendapat pengawasan khsus beberapa pekan terakhir sudah pulang ke rumahnya. Akan tetapi beberapa pasien lain masih sedang menjalani masa observasi di rumah sakit di Tanjungpinang dan Batam.

“Ada satu di Tanjungpinang. Saya belum tahu di Batam. Semuanya masih dianalisis,” ungkap Tjetjep.

Terkait kondisi ini, Tjetjep memastikan belum saatnya pemerintah daerah mengambil kebijakan untuk melarang warga Kepri bepergian ke luar negeri.

Atau sebaliknya pemerintah melarang warga negara asing untuk datang ke Kepri.

Pemerintah juga belum waktunya meliburkan sekolah atau aktivitas kantor selama beberapa hari ke depan.

“Saya kira belum saatnya itu. Kalau harus ada kebijakan itu, nanti gubernur dan bupati/ wali kota akan berbicara,” tegas Kepala Dinkes Provinsi Kepri ini.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Kepri, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Muhammad Haris menegaskan kalau 89 pasien mendapat pengawasan khusus.

Ada 82 orang dinyatakan negatif Corona.

Sedangkan 7 orang lainnya belum bisa dipastikan sebab hasil tes laboratoriumnya belum keluar. Jumlah ini belum ditambahkan dengan dua pasien rujukan Anambas itu.

"Muda-mudahan dalam waktu dekat hasil pemeriksaan 7 orang lainnya sudah ada. Semoga hasilnya negatif," tandas Haris.

Sementara itu, upaya pencegahan Covid-19 terus saja dilakukan oleh sejumlah pihak. Kepolisian Daerah (Polda) misalnya menerjunkan personil untuk melakukan proses disinfektan Masjid Agung Batam Center, Minggu (15/3) siang.

Penyemprotan cairan disinfektan dimulai dari teras, lalu di pintu dan di bagian dalam mesjid.

Karpet masjid, tempat imam, tempat jemaah laki-laki, tempat jemaah perempuan, rak buku dan halaman masjid tak luput dari penyemprotan.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan kegiatan ini dilaksanakan atas perintah Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).

Kegiatan tersebut sudah berlangsung selama dua hari terakhir. Pada hari pertama, proses disinfektan difokuskan di tempat pelayanan umum hingga pintu masuk serta sekitar areal Masjid Al-Halim Polda Kepri.

"Ini adalah hari ke dua Polda Kepri melakukan proses disinfektan di tempat pelayanan publik," ujar Harry yang didampingi Kabid Dokkes Polda Kepri.

Harry menegaskan penyebaran Covid-19 saat ini sudah menjadi Pendemi. Karena itu, proses pencegahan pun dilakukan di kepolisian resor (Polres) dan Polresta di Kepri. Dia lalu menyampaikan imbauan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepri, Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Andap Budhi Revianto kepada masyarakat agar menjaga kebersihan baik dalam keluarga, lingkungan sekitar maupun tempat umum.

Imbauan tersebut sudah dilakukan oleh personil Polres Kota Tanjungpinang. Misalnya, di Terminal Sei Carang Bintan Center Kilometer 9 Tanjungpinang dipimpin Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tanjungpinang Timur, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Firuddin, di Bandara Udara (Bandara) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang dipimpin Kapolsek Bandara, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Ahmad Saputra dan di Mesjid Al Anshor Jalan Sei Payung Tanjungpinang dipimpin Kapolsek Bukit Bestari AKP Efendri Alie.

Kegiatan yang sama digelar juga oleh jajaran Polres Bintan. Jajaran Polsek Bintan Timur misalnya membersihkan rumah ibadah dan Pelabuhan Sri Bayintan, Sabtu (14/3). Jajaran Polsek Tambelan membersihkan tempat ibadah.

Begitulah juga dengan Jajaran Polsek Gunung Kijang membersihkan tempat pelayan dan masjid yang berada di wilayah hukum Polsek Gunung Kijang.

Aksi bersih tempat umum dilaksanakan juga oleh jajaran Polres Anambas dan Karimun.

Di Anambas, aksi tersebut dipimping oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kepulauan Anambas, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Cakhyo Dipo Alam. Sedangkan aksi bersih di Karimun dipimpin oleh Kapolres Karimun, AKBP Yos Guntur Fauris Yudi Susanto. (tom/bob/dra/ayf/tik)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved