KEPRI SIAGA CORONA
Instruksi Presiden, Pelajar di Bintan Belajar di Rumah Selama 13 Hari Sejak Selasa (17/3/2020)
Proses kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri dilakukan di rumah selama 13 hari sejak Selasa (17/3/2020).
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Septyan Mulia Rohman
BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Proses kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri dilakukan di rumah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan, Tamsir mengatakan, kebijakan pelajar untuk belajar di rumah ini mulai berlaku Selasa (17/3/2020) hingga Minggu (29/3/2020).
"Tidak diliburkan, tetapi belajar di rumah masing-masing. Nanti ada pemberian tugas untuk pelajar dan diminta akan diawasi oleh orang tua," ujar Tamsir, Senin (16/3/2020).
Ia mengatakan, kebijakan ini diperuntukkan bagi sekolah pada jenjang TK/PAUD, SD dan SMP sederajat di Kabupaten Bintan.
Kegiatan belajar di rumah ini, merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Joko Widodo untuk mencegah penyebaran virus Corona.
Instruksi tersebut menjadi satu cara efektif untuk mengurangi penyebaran Covid-19.
"Di antaranya membuat proses belajar mengajar dirumah," ungkapnya.
Tamsir menegaskan, agar para siswa tidak melakukan aktivitas di tempat keramaian selama pemberlakuan kebijakan ini.
"Jadi kami harapkan para pelajar di Bintan, meskipun dilakukan proses belajar di rumah, jangan sampai keluar rumah dan beraktivitas di luar guna untuk mengantisipasi virus yang telah merebak si sejumlah negara ini," katanya.
Bupati Karimun Usulkan Sekolah Libur 5 Hari
Kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri akan diliburkan.
Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan, usulan kebijakan itu akan berlaku sejak Selasa (17/3/2020) hingga Sabtu (21/3/2020).
"Untuk itu, mulai besok Selasa sampai Sabtu kami liburkan sekolah dulu. Nanti kami lihat perkembangan ke depan. Jika dibutuhkan maka dilakukan kebijakan lagi," ujar Aunur Rafiq saat ditemui saat rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 (virus Corona) di aula Graha Kepri lantai V Jalan Engku Putri-Batam Centre, Batam, Kepri, Senin (16/3/2020).
Di depan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto Rafiq menyebutkan, 13 Puskesmas dan 2 rumah sakit disiapkan untuk penanganan kesehatan masyarakat dalam mencegah virus Corona.
Dua rumah sakit tersebut di antaranya RSUD Muhammad Sani dan Rumah Sakit Bakti Timah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kepala-dinas-pendidikan-kabupaten-bintan-tamsir-soal-siswa-belajar-di-rumah.jpg)