Stasiun TV Diminta Tak Kumpulkan Banyak Penonton, Acara Dangdut Ini Masih Ramai Didatangi
Sejalan dengan sejumlah kebijakan mengantisipasi penyebaran virus corona di Indonesia, stasiun televisi diimbau revisi acara yang mengumpulkan massa.
Stasiun TV Diminta Tak Kumpulkan Banyak Penonton, Acara Dangdut Ini Masih Ramai Didatangi
TRIBUNBATAM.id- Penyebaran virus Corona tak ditampik berpengaruh nyaris ke sejumlah lini kehidupan.
Baik pemerintahan, bisnis, hingga dunia hiburan.
Berbagai imbauan pun telah dikeluarkan pemerintah guna mengantisipasi penyebaran virus Corona.
Satu di antaranya bagi stasiun televisi.
Sejalan dengan sejumlah kebijakan mengantisipasi meluasnya penyebaran virus corona di Indonesia, stasiun televisi diimbau merevisi acara yang mengumpulkan massa.
Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid meminta seluruh Radio dan Televisi, baik Swasta maupun lembaga Penyiaran Publik, untuk memperhatikan imbauan Pemerintah Pusat hingga beberapa Kepala Daerah untuk Social Distancing dalam rangka menekan curva penyebaran kasus Covid-19.
• Sediakan Dokter, Jessica Iskandar & Richard Kyle Tetap Gelar Pernikahan Saat Virus Corona Merebak
• Pengertian Lockdown, Kebijakan yang Diambil 7 Negara Buat Cegah Sebaran Corona
• Ini Daftar Wilayah di Indonesia yang Dinyatakan Terjangkit Virus Corona, DKI Jakarta sampai Solo
"Seluruh program tayangan yang melibatkan banyak audiens agar direvisi/direformat sementara. Ini di antaranya program pencari bakat bidang musik, program talkshow, tayangan tayangan hiburan yang melibatkan banyak penonton," kata Meutya dalam keterangannya, Minggu (15/3/2020).
Hingga tadi malam, Meutya Hafid mengatakan ia masih mendapati informasi jika masih ada acara di salah satu televisi yang mengundang banyak penonton.
"Saya mendapat informasi ada acara musik dangdut yang masih tayang hingga malam ini live dengan penonton yang ramai. Ini punya potensi membahayakan kita semua," kata Meutya Hafid dalam rilisnya kepada Tribunnews.com.
Menurutnya, tak hanya menyoroti acara dangdut ini saja, seluruh tayangan hiburan dan talkshow untuk sementara dan harus mereformat tayangan untuk kebaikan bersama.
Demi mendukung hal tersebut Meutya meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) membuat surat edaran kepada seluruh televisi agar tidak melibatkan penonton.
"Kami ingin seluruh TV di Indonesia menjalankan himbauan pemerintah untuk melakukan social distancing seperti pembatasan pengumpulan massa, 14 hari semenjak tanggal 16 Maret 2020," katanya.
• Ramalan Zodiak Hari Ini Senin 16 Maret 2020, Pisces Piknik, Cancer Salahpaham, Capricorn Santai
• Ramalan Zodiak Senin 16 Maret 2020, Gemini Sensitif, Leo Agresif, Virgo Latihan Keras
• 8 Fakta Suami Kedua Bakar Istri di dalam Truk, Eviana Histeris Loncat dari Kabin Minta Tolong
Meutya juga mengatakan pihaknya meminta kepada seluruh TV dan radio untuk menayangkan kewajiban Iklan Layanan Masyarakat yang berisi pesan edukatif tentang pandemi Covid-19.
"Sesuai P3SPS yang dikeluarkan KPI, iklan layanan masyarakat mempunyai porsi minimal 10 persen jam tayang perhari. Kami meminta seluruh tv dan radio untuk membantu pemerintah menginformasikan kepada masyarakat mengenai upaya-upaya pencegahan Pandemi Covid-19, termasuk imbauan untuk menjaga pergerakan, social distancing," tutur Meutya.
Meutya berkata, seluruh upaya negara dalam menangani virus corona tidak akan maksimal jika tidak didukung oleh seluruh pihak, termasuk yang paling utama Media massa baik Televisi maupun Radio.
"Media memiliki tugas ganda, tidak hanya memberitakan apa yang terjadi tetapi juga mengedukasi masyarakat agar waspada, tetap tenang, tidak panik dalam menjalankan protokol yang ditentukan oleh Pemerintah Pusat maupun Daerah," ucap Meutya.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Stasiun TV Diminta Tak Banyak Kumpulkan Penonton, Acara Dangdut Ini Masih Ramai Didatangi, https://www.tribunnews.com/seleb/2020/03/16/stasiun-tv-diminta-tak-banyak-kumpulkan-penonton-acara-dangdut-ini-masih-ramai-didatangi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/16032020_ketua-komisi-i-dpr-ri-meutya-viada-hafid.jpg)