BATAM TERKINI

Imigrasi Batam Amankan 14 Warga Negara Asing, Ini Penyebabnya

Sebanyak 14 Warga Negara Asing (WNA), diamankan Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam.

TRIBUNBATAM.ID/LEO HALAWA
Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menjelaskan soal penegakan hukum di lingkungan Imigasi. Ada 14 WNA yang dilakukan penindakan hukum karena melanggar izin tinggal, Senin (16/3) sore. 

Imigrasi Batam Amankan 14 Warga Negara Asing, Ini Penyebabnya

BATAM, TRIBUNBATAM.id – Sebanyak 14 Warga Negara Asing (WNA), diamankan Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam.

Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Bidpray Situmorang menjelaskan, ke 14 WNA itu ada yang ditahan dan ada juga yang dideportasi karena dianggap melanggar administrasi keimigrasian.

“Ada yang overstay di Batam. Sehingga kami lakukan tindakan hukum sesuai hukum yang berlaku di Negara kita,” kata Bidpray, Selasa (17/3/2020).

Amnah BTE Ahmad WNA Singapura, satu di antara 14 WNA tersebut diketahui masuk Indonesia 12 Desember 2019 dengan visa bebas kunjungan.

Pada 20 Januari 2020, Amnah BTE Ahmad telah dideportasi ke negara asal.

1 Orang Pasien Positif Corona di Kepri, Punya Riwayat Pernah Pergi ke Malaysia

Kedua Chua Lian Sho eks napi narkotika WNA Singapura juga telah dideportase.

Ketiga Radha Krishnan P Thivakarajan eks napi narkotika asal Malaysia, telah dideportase.

Ke empat Moosan WNA India, Khan Tadjuudin WNA India, Jeremias Beno Dimba WNA Angola, Shukla Ankit WNA India, Rabiatul Adewiyah Binte WNA Singapur.

“Semuanya sudah dideportasi,” tambahnya.

Sementara itu, masih ada enam WNA lagi yang masih berproses dan masih ditahan di rumah detensi Imigrasi Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Antara lain Andi bin Abdul Azis WNA Singapura. Masuk ke Indonesia 15 Okotber 2009.

“Untuk Andi ini sudah resmi tersangka. Dan masih menunggu tahap dua untuk ke Kejaksaan. Iya, selama di Indonesia dia bersembunyi. Kepadanya dikenakan pasal 119 ayat 1 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian,” ujarnya.

Kemudian Muhammad Azarudin WNA Singapura, Aka WNA Myanmar, Yeo Kian Kai WNA Malaysia, Muhammad Lee bin Abdullah WNA Malaysia, dan Eyasin WNA Bangladesh.

“Jadi untuk pemeriksaan lebih lanjut, mereka masih diamankan di rumah detensi Imigrasi Batam,” jelas Bidprey.(Tribunbatam.id/Leo Halawa)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved