Rabu, 15 April 2026

WHO Merilis Pedoman Klinis Penanganan Virus Corona pada Wanita Hamil

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengungkapkan hal tersebut dalam konferensi persnya pada Senin (16/3/2020).

grid.id
ilustrasi ibu hamil 

WHO Merilis Pedoman Klinis Penanganan Virus Corona pada Wanita Hamil

TRIBUNBATAM.id- World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia mengeluarkan pedoman klinis penanganan virus Corona pada wanita hamil.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengungkapkan hal tersebut dalam konferensi persnya pada Senin (16/3/2020).

Selain untuk wanita hamil, WHO juga mengeluarkan pedoman bagi anak-anak dan orang dewasa yang lebih tua.

"Ini adalah penyakit serius. Meskipun bukti yang kami miliki menunjukkan bahwa mereka yang berusia di atas 60 tahun berada pada risiko tertinggi, tapi orang-orang muda, termasuk anak-anak ada yang telah meninggal," kata Tedros dilansir dari CNN.

Selain itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) telah mengatakan bahwa wanita mengalami perubahan dalam tubuh mereka selama kehamilan yang dapat meningkatkan risiko beberapa infeksi.

Pedoman untuk ibu hamil

"Tidak ada bukti bahwa wanita hamil datang dengan tanda atau gejala yang berbeda atau berisiko lebih tinggi menderita penyakit parah. Sejauh ini, tidak ada bukti penularan dari ibu ke anak ketika infeksi muncul pada trimester ketiga," tulis pedoman WHO.

Kendati demikian, dengan mempertimbangkan aspek penularan asimtomatik Covid-19 yang mungkin terjadi, semua wanita yang hamil dengan riwayat kontak epidemiologi harus dipantau dengan hati-hati.

Selain itu, wanita hamil dengan dugaan, kemungkinan, atau dikonfirmasi terinfeksi virus corona, termasuk wanita yang mungkin perlu menghabiskan waktu dalam isolasi, harus memiliki akses perawatan yang tepat.

"Semua wanita hamil baru-baru ini terinfeksi virus corona atau yang telah pulih, harus diberi informasi dan konseling tentang pemberian makan bayi yang aman serta cara untuk mencegah penularan virus," lanjut pedoman itu.

Pedoman yang dikemukakan WHO tersebut juga mencatat bahwa saat ini tidak ada bukti bahwa wanita hamil mengalami peningkatan risiko penyakit parah atau gangguan janin.

Pencegahan di tempat kerja

Dilansir dari situs resmi WHO, www. who.int, ada sejumlah cara sederhana untuk mencegah penyebaran Covid-19 di tempat kerja (bagi Anda yang kantornya tidak menerapkan aturan work from home).

1. Pastikan tempat kerja Anda bersih dan higienis. Hal ini dapat dilakukan dengan rutin membersihkan meja dengan disinfektan. Sebab meja kerja menjadi media utama yang sering disentuh pegawai lain.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved