Achmad Yurianto: Klorokuin Obat Penyembuhan Covid 19, Bukan Pencegahan Virus Corona
Juru bicara pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto mengatakan, jumlah pasien virus corona meninggal di Indonesia bertambah
TRIBUNBATAM.id - Juru bicara pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto mengatakan pemerintah mendatangkan obat.
Obat klorokuin digunakan untuk penyembuhan, bukan pencegahan covid 19.
Sehingga masyarakat tidak perlu menyimpan.
"Obat klorokuin obat keras harus pakai dokter dengan pengawasan tenaga kesehatan," ujarnya.
TUpaya preventif jaga jarak.
Meski karantina di rumah, warga tidak perlu khawatir konsultasi mengenai kesehatan.
Sebelumnya pemerintah mengumumkan penambahan jumlah pasien positif virus Corona, Jumat (20/3/2020).
Juru bicara pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto mengatakan, jumlah pasien virus corona meninggal di Indonesia bertambah.
Per Jumat (20/3/2020), jumlah pasien corona meninggal kini mencapai 32 pasien.
Dibanding dengan keterangan Yuri pada Kamis (19/3/2020) kemarin, jumlah pasien corona meninggal bertambah 7 korban dari yang sebelumnya 25 pasien.
Jumlah kasus pasien positif virus corona di Indonesia juga semakin bertambah yaitu ada 60 kasus baru.
Dengan demikian, jumlah pasien yang terinfeksi virus corona di Indonesia kini mencapai 369 orang.
Kasus Corona di Kepri
1. Dirawat di RSUP Ahmad Tabib Tanjungpinang
Kondisi pasien positif virus Corona asal Kepri yang dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Raja Ahmad Tabib di Tanjungpinang terus membaik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/sesditjen-p2p-kemenkes-dr-achmad-yurianto.jpg)