VIRUS CORONA
Singapura Umumkan 40 Kasus Baru Covid-19, Perketat Aturan Social Distancing
Langkah-langkah menjaga jarak atau social distancing yang lebih ketat akan diperkenalkan untuk mengurangi risiko penularan virus Corona di Singapura.
TRIBUNBATAM.id - Langkah-langkah menjaga jarak atau social distancing yang lebih ketat akan diperkenalkan untuk mengurangi risiko penularan virus Corona di Singapura lebih lanjut.
Sementara itu, Singapura melaporkan 40 kasus baru virus Corona atau Covid-19 lainnya pada Jumat (20/3/2020).
Menjaga ruang yang aman di sekitar individu sangat penting untuk segmen populasi yang rentan, Menteri Kesehatan Gan Kim Yong mengatakan hal tersebut pada konferensi pers.
Semua acara dan pertemuan dengan 250 peserta atau lebih akan ditangguhkan hingga 30 Juni.
Sementara penangguhan semua kegiatan sosial untuk senior oleh lembaga pemerintah akan diperpanjang selama dua minggu hingga 7 April 2020 mendatang.
Acara dengan kurang dari 250 orang dan operator tempat yang dapat diakses oleh publik, seperti restoran dan bioskop, juga diperlukan untuk menerapkan langkah-langkah untuk memastikan jarak setidaknya 1m antara pelanggan.
• UPDATE 32 Kasus Baru Covid-19 di Singapura, Total Jadi 345 Kasus: 124 Pulih, 15 Kritis
Langkah-langkah ini akan berlaku di seluruh acara, termasuk pertemuan keagamaan dan pribadi.
Outlet makanan dan minuman juga akan diminta untuk menjaga jarak pelanggan setidaknya 1m.
Sebagai contoh, operator didorong untuk membatasi antrian demi memastikan pelanggan menjaga jarak mereka sementara outlet makan harus memastikan kursi alternatif ditandai.
Tempat-tempat hiburan dan tempat-tempat wisata juga diharuskan melakukan tindakan yang tepat seperti memasang spidol di area antrian.
Untuk para pemimpin perusahaan, pihak berwenang sangat menyarankan mereka untuk mengizinkan karyawan bekerja dari rumah.
Acara kerja yang tidak kritis harus ditunda dan yang kritis dikurangi menjadi tidak lebih dari 250 peserta pada satu waktu.
"Ketika dikombinasikan dengan kebersihan pribadi yang baik, tindakan menjaga jarak yang aman dapat membantu memperlambat penyebaran Covid-19," kata Gan, yang merupakan ketua bersama satuan tugas multi-kementerian untuk memerangi virus Corona di Singapura.
"Profesional kesehatan kami bekerja keras untuk merawat pasien. Kami tidak ingin menambah beban mereka, dan oleh karena itu, penting untuk menambahkan langkah-langkah ini untuk memastikan petugas kesehatan kami memiliki kapasitas untuk merawat pasien kami," tambahanya.
Singapura telah menyaksikan peningkatan baru-baru ini dalam kasus-kasus baru setiap hari yang sebagian besar disebabkan oleh peningkatan tajam dalam kasus impor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-masyarakat-di-singapuraeee.jpg)