Sabtu, 13 Juni 2026

BATAM TERKINI

Isdianto Sebut 30 Persen Pekerja RS Corona di Galang Batam Berasal dari Warga Lokal

Rumah sakit khusus Covid-19 di Galang, Kota Batam, Provinsi Kepri berdampak positif bagi masyarakat sekitar.

Tayang:
TRIBUNBATAM.ID/IAN SITANGGANG
Pembangunan Rumah Sakit Khusus Corona di lokasi ex Camp Vietnam Sijantung, Galang, Kota Batam, Provinsi Kepri. Plt Gubernur Kepri, Isdianto menyebut, pengerjaan proyek ini melibatkan 30 persen pekerja lokal, termasuk warga sekitar. 

BATAM,TRIBUNBATAM.id - Rumah sakit khusus Covid-19 di Galang, Kota Batam, Provinsi Kepri berdampak positif bagi masyarakat sekitar.

Pengerjaan proyek ini, melibatkan sekitar 1.500 tenaga kerja dengan waktu kerja dibagi dalam tiga shift.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto mengatakan, sebanyak 30 persen pekerja di rumah sakit itu adalah tenaga kerja lokal dari kawasan Kecamatan Galang.

Ia juga mengapresiasi pengerjaan proyek yang berlangsung cepat itu. Isdianto sempat menanyakan pemanfaatan tenaga kerja lokal.

Selain penggunaan tenaga kerja lokal, Isdianto mengakui ada dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Seperti pemenuhan kebutuhan makanan untuk pekerja. "Perekonomian warga sekitar terbantu melalui warung yang didirikan dekat pengerjaan proyek itu.," ujarnya Minggu (22/3/2020).

Ia senang dengan hadirnya fasilitas kesehatan khusus penanganan pasien infeksi virus ini. Fasilitas ini diharapkan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat Kepri dan Indonesia menghadapi ancaman COVID-19.

"Saya mengucapkan terima kasih atas langkah Presiden untuk penanganan virus Corona ini. Termaksud membangun rumah sakit ini," kata Isdianto.

Dengan berdirinya RS Corona itu, kata dia, maka warga Kepri yang kini sudah positif mengindap virus Corona, akan lebih mudah disembuhkan. Ia juga menghimbau agar masyarakat Kepri untuk tidak panik dalam menghadapi COVID-19.

"Sehingga kita bisa terhindar dari virus ini. Kita harus bekerja sama," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kepri Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Albert Reinaldo mengatakan pada peresmian nantinya, akan tersedia 360 ruang observasi dan 20 ruang isolasi.

Jumlah ini memang tidak sesuai apa yang disampaikan kalau akan dibangun ruang observasi dan isolasi dengan kapasitas sebanyak 1.000 orang.

"28 Maret itu harus selesai, material hari ini terkirim semua, 360 observasi, 20 observasi. Ini tahap pertama, ke depannya kita lihat," ujarnya.

Target Selesai 28 Maret 2020

Wali kota Batam, HM Rudi mengungkapkan, RS Khusus Corona yang dibangun di area Ex Camp Vietnam Batam diprediksikan akan rampung 28 Maret 2020 mendatang.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved