VIRUS CORONA

Jerman Tak Berlakukan Lockdown, Tapi Batasi Orang Berkumpul Maksimal 2 Orang, Polisi Dikerahkan

Menurut para petinggi negara tersebut, cara ini akan lebih efektif ketimbang menerapkan karantina di rumah bagi para warga negaranya

bildde
Dua orang petugas medis di sebuah panti jompo di Wurzburg, Jerman setelah 34 warga dari total 160 penghuninya positif virus corona, Sabtu (21/3/2020). Sembilan dari mereka yang positif kemudian meninggal dunia dalam waktu sepekan. 

RIBUNBATAM.id, BERLIN - Otoritas Jerman mengeluarkan aturan perkumpulan warganya tidak boleh dihadiri lebih dari dua orang, untuk menekan penyebaran virus corona.

Menurut para petinggi negara tersebut, cara ini akan lebih efektif ketimbang menerapkan karantina di rumah bagi para warga negaranya.

Regulasi baru ini diumumkan oleh Kanselir Jerman, Angela Merkel, Minggu sore (22/3/2020) waktu setempat.

Saat Pandemi Virus Corona Melanda Dunia, Mike Tyson Raih Keuntungan Lewat Aplikasi Ini

Cerita Pilu Pelatih Timnas Italia Roberto Mancini, Teman Masa Kecilnya Meninggal karena Virus Corona

BERITA PERSIB - Jadwal Liga 1 2020 Tidak Pasti, Persib Jaga Kondisi dengan Berlatih dan Berkeringat

Jerman setuju menerapkan aturan ini setelah dilakukan pertemuan antara Merkel dengan 16 kepala negara bagian Jerman.

Meski begitu, ada perkecualian bagi keluarga atau orang-orang yang tinggal bersama di satu rumah.

Kebijakan ini juga diambil setelah Jerman berkaca dari pengalaman, banyak warganya yang melanggar aturan karantina.

Menurut kabar dari media Jerman Deutsche-Welle, di Bavaria terdapat 160 pelanggatan aturan karantina.

Orang-orang masih mengadakan pesta, meski telah diterapkan aturan karantina di rumah masing-masing.

Negara bagian barat Rhine-Westphalia Utara juga melaporkan aturan pertemuan kelompok yang diabaikan.

Sementara itu di Hesse, polisi melaporkan suasana Minggu malam berlangsung tenang, karena orang-orang mematuhi aturan untuk tetap di rumah.

Selain mengumumkan aturan baru tentang jumlah orang di perkumpulan, Jerman juga menerapkan aturan-aturan lain, sebagai berikut:

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved