VIRUS CORONA DI BATAM
Data Terbaru Corona di Batam Tidak Ada Penambahan Positif Covid-19, Cek ODP se-Kepri
Update Corona di Batam Senin (24/3/2020), tidak terdapat penambahan pasien positif Covid-19.
"Ada penambahan pasien yang meninggal sebanyak 7 orang, sehingga kumulasi pasien meninggal menjadi 55 orang," jelas Juru Bicara Penanganan Kasus Corona, Achmad Yurianto dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (24/3/2020).
Achmad Yurianto juga mengungkap, jumlah kasus positif selama 24 jam terhitung Senin (23/3/2020) hingga hari ini pukul 12.00 WIB, sebanyak 107 kasus positif.
"Kumulasi kasus positif menjadi 686 orang," tegas Achmad Yurianto.
Sedangkan jumlah pasien yang sembuh, hari ini tidak ada penambahan.
"Kumulasi pasien sembuh sebanyak 30 orang," tegas Achmad Yurianto.
Gejala Batuk Covid-19
Deteksi awal gejala Covid-19 atau virus Corona bisa melalui jenis batuk yang dialami pasien.
Namun ada perbedaan antara batuk Covid-19 dengan TBC.
Sebab infeksi virus corona baru penyebab Covid-19 dan penyakit tuberkulosis (TBC) diketahui sama-sama dapat menimbulkan gejala batuk pada seseorang.
Meski demikian, menurut Dokter Spesialis Paru RSUD Dr. Moewardi Surakarta, dr. Artrien Adhiputri, Sp.P., M.Biomed, gejala batuk yang muncul akibat virus corona memiliki ciri yang berbeda dengan batuk karena TBC.
Dia menjelaskan gejala batuk akibat infeksi virus corona yang memiliki nama resmi SARS-CoV-2 itu bersifat akut.
Sedangkan, batuk akibat penyakit TBC dikenal bersifat kronis.
dr. Artrien menerangkan, ciri batuk yang mengindikasikan seseorang menderita Covid-19, yakni batuk kering yang terjadi secara terus menurus.
Batuk tersebut bisa terjadi setidaknya dalam waktu setengah hari.
Meski tidak semua orang yang mengalami batuk kering bisa disebut 100 persen positif Covid-19, tapi batuk jenis ini lebih berpotensi menjadi gejala infeksi virus corona daripada batuk yang mengeluarkan dahak.