Jumat, 10 April 2026

VIRUS CORONA DI BATAM

Kapolresta Barelang AKBP Purwadi Kejar Penyebar Hoax Peta Sebaran Covid-19 di Batam

Kapolresta Barelang Kombes AKBP Purwadi Wahyu Anggoro menegaskan pesan berantai mengenai peta sebaran Covid-di Batam adalah hoax.

TRIBUNBATAM.ID/ROMA ULY SIANTURI
Kapolresta Barelang, AKBP Purwadi menegaskan polisi sedang mengejar penyebar informasi hoax mengenai sebaran Covid-19 di Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kapolresta Barelang AKBP Purwadi Wahyu Anggoro menegaskan pesan berantai mengenai peta sebaran Covid-di Batam adalah hoax.

Sebaran data Covid-19 dan peta zona merah di Batam menyebar melalui aplikasi whatsapp, Rabu (25/3/2020).

Pesan itu berisikan pemetaan untuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (ODP), serta pasien positif terjangkit virus Corona di setiap kecamatan yang ada di Kota Batam.

Yang lebih membuat heboh, pesan ini dikirim dalam bentuk format laporan pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Barelang dan ikut menyertakan jabatan Kapolresta Barelang di dalamnya.

Data Terbaru Kasus Corona di Kepri Rabu (25/3), 881 ODP, 65 PDP, 5 Positif Covid-19, Batam Terbanyak

Profil Kabupaten Lingga, Satu-satunya Wilayah Terbebas Covid-19 di Kepri hingga Rabu (25/3/2020)

Menanggapi ini, Kapolresta Barelang, AKBP Purwadi Wahyu Anggoro pun meradang.

"Itu hoax. Tidak ada format laporan seperti itu," tegasnya kepada Tribun Batam saat dihubungi.

Purwadi bahkan menyebut, pihaknya masih mencari tahu penyebar informasi palsu terkait penyebaran virus Corona di Batam itu.

"Polri tergabung dalam Tim Gugus Tugas Corona di Pemerintah Daerah. Dan Polri tidak bisa merilis data pasien, kecuali dari juru bicara gugus tugas. Satu pintu rilis perihal informasi pasien," tambahnya.

Ia menyayangkan sikap oknum yang membuat resah kondisi di Kota Batam.

"Lagi saya cari tahu dia," ujarnya kesal akibat jabatannya ikut dibawa-bawa dalam informasi ini. 

Hoax Peta Sebaran

Peta Kota Batam yang bergambar merah, kuning dan hijau terkait Covid-19 ternyata tidak jelas siapa pembuatnya.

Padahal peta ini sudah beredar diberbagai media sosial, whatshapp dan media komunikasi lainnya.

"Ntah siapa yang buat ini. Pastinya bukan dari Gugus Tugas dan bukan dari Dinkes," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi kepada Tribun, Rabu (25/3/2020).

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Batam sebagai juru bicara di Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Hazril.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved