Penambahan 105 Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Per 25 Maret, Pemerintah: Bukan Hasil Tes Cepat

Sebagai informasi, PCR adalah suatu metode pemeriksaan yang menggunakan sampel DNA dari cairan di kerongkongan.

Sky News Youtube
Ilustrasi. Cuplikan video menunjukkan kondisi rumah sakit di Italia, di mana pasien Covid-19 mengenakan helm gelembung 

TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Indonesia mengumumkan penambahan kasus positif Covid-19.

Per tanggal 25 Maret 2020, terjadi penambahan sebanyak 105 kasus.

Ini didapatkan melalui pemeriksaan Polymerase Chain Rection (PCR) dan bukan dari rapid test atau tes cepat.

Sebagai informasi, PCR adalah suatu metode pemeriksaan yang menggunakan sampel DNA dari cairan di kerongkongan.

Sedangkan rapid test merupakan metode untuk mengetahui antibodi menggunakan immunoglobulin di dalam darah.

Sistem Shift, Dirut RSUD Muhammad Sani Klaim Tenaga Medis Masih Cukup Tangani Pasien Covid-19

RS Khusus Covid-19 di Pulau Galang Batam Dilengkapi Ruang Isolasi ICU, Ini Fasilitasnya

Pasien Positif Covid-19 di Kepri Masih 5 Orang, 65 Orang Berstatus PDP Hingga Rabu (25/3/2020)

"Kasus ini adalah kasus yang kita dapatkan dari pemeriksaan PCR bukan rapid test," kata Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, pada konferensi pers Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Rabu (25/03/2020).

Dengan adanya penambahan tersebut sehingga kasus positif COVID-19 di Indonesia mencapai 790 kasus, dengan penambahan satu kasus sembuh, sehingga total menjadi 31 kasus dan ada tiga penambahan kasus meninggal dunia hingga totalnya naik menjadi 58.

Sebelumnya pada Selasa (24/03/2020) tercatat 685 kasus positif, 30 orang sembuh dan 55 meninggal dunia.

Melalui keterangan pers yang diterima Tribun Batam, data Gugus Tugas mencatat Provinsi DKI Jakarta menjadi daerah penyumbang terbanyak penambahan pasien positif terjangkit Covid-19 sebanyak 39 orang.

Merasakan Gejala Covid-19 Setelah Baca Beritanya, Kemungkinan Psikosomatis, Ini Penjelasannya

Perumahan Taman Marchelia Batam Jalankan Protokol Cegah Penyebaran Covid-19

Posisi kedua jumlah pasien tambahan positif COVID-19 di wilayah Jawa Tengah sebanyak 19 orang, serta Jawa Barat 13 orang.

Berdasarkan rekapan Gugus Tugas jumlah penambahan pasien positif per 25 Maret, yakni Bali menjadi sembilan orang, Banten 67 orang, DI Yogyakarta 17 orang, DKI Jakarta 463 orang, Jambi satu orang, Jawa Barat 73 orang, Jawa Tengah 38 orang, Jawa Timur 51 orang, Kalimantan Barat tiga orang dan Kalimantan Timur 11 orang.

TERUNGKAP, Ini Sebab Masker dan Hand Sanitizer Susah Dicari di Tanjungpinang

Provinsi Kalimantan Tengah tiga orang, Kalimantan Selatan dua orang, Kepulauan Riau lima orang, NTB dua orang, Sumatera Selatan satu orang, Sulawesi Utara dua orang, Sumatera Utara tujuh orang, Sulawesi Selatan 13 orang, Sulawesi Tenggara tiga orang, Lampung satu orang, Riau satu orang, Maluku Utara satu orang, Maluku satu orang, dan Papua tiga orang.

Adapun data yang dikumpulkan tersebut merupakan kasus yang dilaporkan dari 23 Maret pukul 12.00 WIB hingga 24 Maret pukul 12.00 WIB.(*)

Penulis: Irfan Azmi Silalahi
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved