Sabtu, 25 April 2026

VIRUS CORONA

Sistem Shift, Dirut RSUD Muhammad Sani Klaim Tenaga Medis Masih Cukup Tangani Pasien Covid-19

Tenaga medis yang diturunkan dalam penanganan pasien covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani saat ini dirasa cukup.

TRIBUNBATAM.ID/ELHADIF PUTRA
Direktur RSUD Muhammad Sani Karimun, dr Zulhadi (baju putih) bersama Kadinkes Karimun, Rachmadi (tengah) dan Sekda Karimun, Muhammad Firmansyah saat konferensi pers di RSUD Muhammad Sani Karimun beberapa waktu lalu. 

Zulhadi menjelaskan, setiap harinya RSUD Muhammad Sani membutuhkan sebanyak 10 set APD. Dimana setiap APD hanya bisa dipakai sekali saja.

"Untuk saru orang satu set. Dengan adanya shift pegawai dan dokter kita butuh 10 APD sehari untuk ruang isolasi," jelasnya.

Zulhadi berharap, menjelang 10 hari kedepan, bantuan penambahan APD sudah tiba di RSUD Muhammad Sani.

"Kami harapkan minggu ini atau minggu depan sudah masuk tambahan," harapnya.

Bantuan tersebut datang dari Gugus Tugas Penanggulangan Kabupaten Karimun, Pemerintah Provinsi ataupun para donatur.

"Kemarin ada bantuan dari APINDO dan PSMTI. Kami akan sangat terbantu jika ada donatur lagi yang membantu," ujarnya.

Selain RSUD Muhammad Sani, sejumlah fasilitas kesehatan lain juga disiapkan dalam penanggulangan wabah virus corona di Karimun.

Hingga Rabu (25/3/2020), satu pasien dinyatakan positif terpapar virus corona dan dirawat di ruang isolasi RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun.

Datangi Gudang Bulog, Bupati Karimun Jamin Stok Beras Aman Hingga Ramadan

Cegah Penyebaran Virus Corona, Wali Kota Tanjungpinang Semprot Disinfektan di Sejumlah Lokasi

Kondisi APD Tenaga Medis di Bintan

Ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri dalam menangani pasien Covid-19 masih kurang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, dr Gama Isnaeni mengatakan, stok APD selama ini hanya diterima dari Provinsi Kepri.

"Kalau untuk APD kita masih kurang banyak, karena yang dari Provinsi kemarin masih ada 6 APD yang kita terima. Sementara yang kita butuhkan APD ini di RSUD dan Puskesmas. Kalau menggunakan jas hujan atau pelindung yang tidak sesuai standar kita tidak ada," ujarnya, Rabu (25/3/2020).

Gama menyebutkan, tenaga kesehatan yang bertugas menangani pasien Covid-19 di Bintan sudah memadai.

Pihaknya bahkan sudah membentuk tim khsus untuk penanganan tersebut.

Gama juga meminta kepada masyarakat agar mengikuti saran pemerintah untuk melakukan social distancing.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved