Kamis, 16 April 2026

TRIBUN WIKI

Tahukah Anda, Satelit Terbesar Saturnus Ditemukan Secara Tidak Sengaja Hari Ini, Tahun 1655

Fisikawan Christiaan Huygens tidak sengaja menemukan Titan pada 25 Maret 1655.

Editor: Eko Setiawan
Tribunnews Wiki
ilustrasi Titan 

Dia menemukan hukum pembiasan untuk memperoleh jarak fokus lensa.

Selain itu, dia juga mengoptimalkan teleskopnya dengan cara mengasah dan memoles lensanya.

Pada 1655, dia secara tidak sengaja menemukan satelit Saturnus yang sekarang dikenal bernama Titan.

Huygens menjadi salah satu pendiri Acadèmie Royale des Sciences pada 1666 dan tinggal di Paris sampai 1681.

Dia bertemu Isaac Newton di London pada 1689.

Dua orang ini saling menghormati meski ada ketidaksetujuan dalam ilmu pengetahuan.

Newton percaya bahwa cahaya adalah partikel sementara Huygens yakin cahaya merupakan gelombang.

Namun, karena saat itu Newton lebih populer, teori Huygens baru mendapat perhatian besar lebih dari seratus tahun kemudian.

Karena lebih suka bekerja sendiri atau tidak berkolaborasi, dia kurang diakui sebagai ilmuwan besar semasa hidupnya.

Huygens meninggal pada 8 Juli 1695 di Den Hague.

Menemukan Titan

Huygens terinspirasi oleh penemuan empat satelit terbesar Jupiter oleh Galileo pada 1610.

Dia juga terkesan dengan peningkatan kemampuan teleskop yang dilakukan Galileo.

Ilmuwan Belanda ini bersama saudaranya kemudian membangun teleskop sekitar tahun 1650.

Pada 1655, dia mengarahkan salah satu teleskop barunya ke Saturnus.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved