Breaking News:

BINTAN TERKINI

Polsek Bintan Timur Duga Kebakaran Rumah di Kampung Rosari Bintan Berasal dari Korsleting Listrik

Anggota Polsek Bintan Timur menduga kebakaran yang menghanguskan 1 unit rumah di Kampung Rosari, Bintan Timur berasal dari korsleting listrik.

TribunBatam.id/Istimewa
Anggota Polsek Bintan Timur memasang garis Polisi di lokasi rumah kosong yang terbakar di Kampung Rosari Timur RT 01 RW 15, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Bintan, Provinsi Kepri, Kamis (26/3/2020) dini hari. Polisi menduga api berasal dari korsleting listrik. 

BINTAN,TRIBUNBINTAN.com - Kebakaran yang terjadi di rumah semi permanen di Kampung Rosari Timur RT 01 RW 15, Kelurahan Kijang Kota, Kecamantan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri merupakan rumah kosong.

"Kondisi rumah tidak berpenghuni serta sebagian besar telah rusak berat," ucap Kapolsek Bintan Timur, Kompol Krisna Ramadhani melalui Kanitreskrim Polsek Bintan Timur, Iptu Indra, Kamis (26/3/2020).

Indra menyebutkan, rumah yang terbakar itu tidak terdapat instalasi listrik PLN.

Rumah tersebut biasa digunakan untuk menjemur pakaian serta tempat bermain game, khususnya bagi keluarga pemilik rumah yang berada di sebelah rumah yang terbakar.

"Rumah itu tidak berpenghuni, dan pemilik rumah berada tepat di sebelah rumah yang di huni pemilik. Hanya saja rumah kosong itu digunakan untuk jemur kain dan tempat anaknya bermain Play Station (PS)," ucapnya.

Indra menjelaskan, kronologis kejadian terbakarnya rumah itu bermula, dari pemilik rumah bernama Harni yang melihat rumahnya terbakar Kamis (26/3/2020) sekira pukul 1 dini hari.

Pemilik rumah meminta pertolongan kepada warga sekitar untuk memadamkan api dengan cara manual, agar api tidak merambat dan membakar perumahan warga di sekitar.

Sekira pukul 01.15 WIB, UPT Damkar Bintan Timur tiba di lokasi dan melakukan upaya pemadaman hingga pukul 01.30 WIB.

"Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa, hanya kerugian materi yaitu terbakarnya satu unit TV dan satu unit Play Station yang ditaksir senilai Rp 3juta," ungkapnya.

Indra juga menambahkan, untuk hasil sementara dari hasil olah TKP, sumber kebakaran diduga berasal dari Korsleting Listrik (arus pendek), sehubungan ditemukannya kabel listrik yang disambungkan dari rumah induk ke TKP untuk bermain Play Station.

"Dari hasil olah tkp, diduga kebakaran di sebabkan korsleting listrik," ucapnya.(TribunBatam.id/Alfandi Simamora)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved