SISWA BATAM BELAJAR DI RUMAH

Bukan Hanya Siswa Belajar di Rumah, Guru di Batam Juga Bekerja dari Rumah, Kepsek Siaga di Sekolah

Kegiatan belajar di rumah di Batam sedianya berakhir 31 Maret 2020 diperpanjang hingga menjadi 13 April 2020.

Bukan Hanya Siswa Belajar di Rumah, Guru di Batam Juga Bekerja dari Rumah, Kepsek Siaga di Sekolah
freepik
ilustrasi saat wabah Corona, siswa di Batam belajar di rumah 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Wali Kota Batam Muhammmad Rudi memperpanjang masa belajar anak di rumah terkait wabah virus Corona.

Kegiatan belajar di rumah sedianya berakhir 31 Maret 2020 diperpanjang hingga menjadi 13 April 2020.

Langkah memperpanjang masa belajar di rumah menyusul belum meredanya wabah Corona di Indonesia, termasuk di Batam.

Berikut adalah Situasi Virus Corona 26 Maret 2020
Positif : 3
Meninggal Dunia : 1
Orang Dalam Pemantauan (ODP)
Jumlah ODP 583
Dalam Pemantauan 483
Selesai Pemantauan 100
Pasien Dalam Pengawasan (PDP)
Jumlah 38
Sample 38
Dalam proses
Lab 12
Negatif 23
Positif 3
Sumber: DINAS KESEHATAN PROV. KEPRI

Keputusan memperpanjang masa belajar di rumah tertuang dalam Surat Edaran nomor 322/419.1/DISDIK/III/2020 tentang Antisipasi Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (covid-19) di Kota Batam.

Ada 7 poin dalam surat itu:

1. Tidak diperbolehkan melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) atau kegiatan apapun yang mengharuskan tenaga pendidik dan siswa hadir dan berkumpul di sekolah.

2. Tenaga pendidik melakasanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dari rumah/tempat tinggal (work from home) dan harus berada di rumah masing-masing dipastikan tidak berada di tempat lain yang tidak semestinya kecuali dalam keadaan mendesak.

3. Kepala Sekolah wajib siaga di kantor untuk mengantisipasi kemungkinan warga/masyarakat berurusan terkait dokumen pendidikan.

4. Dinas Pendidikan dan Satuan Pendidikan agar menunda kegiatan lomba-lomba pendidikan dan lomba-lomba lainnya di luar sekolah termasuk kegiatan Outing class/study tour.

5. Menjaga lingkungan sekolah tetap higienis dan menjaga kesehatan dengan menerapkan Pola Hidupa Bersih dan Sehat (PHBS).

6. Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) SD/MI dan Ujian Nasional (UN) SMP/MTs serta Pendidikan Kesetaraan Tahun 2020 dibatalkan, ketentuan pelaksanaan ujian kelulusan dan ujian kenaikan kelas mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 4 Tahun 2020.

7. Melakukan koordinasi dengan orang tua murid melalui paguyuban kelas untuk mengawasi anaknya agar tidak keluar rumah jika tidak memiliki kepentingan yang mendesak dan tetap belajar di rumah.

Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Wali Kota Batam Muhammad Rudi.

Kepala Dinas Pendidikan Batam Hendri Arulan membenarkan adanya surat yang menyatakan masa belajar siswa di rumah diperpajang hingga 13 April 2020.

Penulis: Hening Sekar Utami
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved