Sabtu, 11 April 2026

KABAR BAIK CORONA

Kabar Baik Corona, WHO Uji Coba Remdesevir Obat Covid-19 di Malaysia

WHO terus berupaya menemukan obat Covid-19, termasuk memilik Malaysia sebagai negara yang akan diuji coba untuk obat Covid-19.

AFP via Getty images
Ilustrasi Pekerja medis sedang merawat pasien coronavirus 

TRIBUNBATAM.id, MALAYSIA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terus berupaya menemukan obat Covid-19, termasuk memilik Malaysia sebagai negara yang akan diuji coba untuk obat Covid-19.

Seperti diketahui, Malaysia menerapkan lockdown karena serangan virus Corona.

WHO akan menguji Remdesevir sebagai obat Coviud-19.

Tes ini dilakukan untuk mengetes efektifitas obat untuk mengobati pasien Covid-19.

 Melansir Straits TimesNSC mengatakan Malaysia dipilih karena kemampuan Kementerian Kesehatan untuk melakukan penelitian.

Selanjutnya pasien itu akan terus dipantau perkembangannya, meliputi efektifitas sampai efek sampingnya.

Pada Jumat (27/3/2020) lalu, WHO mengumumkan uji coba global besar yang disebut 'Solidaritas'.

Ini dilakukan WHO untuk menemukan obat yang efektif untuk menyembuhkan Covid-19.

"Ini adalah upaya yang belum pernah terjadi sebelumnya, dorongan habis-habisan, terkoordinasi untuk mengumpulkan data ilmiah yang kuat dengan cepat selama pandemi."

"Studi ini, yang dapat mencakup ribuan pasien di puluhan negara, dirancang sesederhana mungkin."

"Sehingga rumah sakit yang kewalahan oleh serangan Covid-19 bisa berpartisipasi," jelas Noor Hisham.

Little India Brickfields, Kuala Lumpur, Malaysia masih ramai pengunjung pada hari ke-4 penerapan lockdown.
Little India Brickfields, Kuala Lumpur, Malaysia masih ramai pengunjung pada hari ke-4 penerapan lockdown. (The Star Online)

Pada akun Facebooknya, Noor Hisham menjelaskan empat bentuk pengobatan Covid-19 yang menjadi fokus WHO.

"Senyawa antivirus eksperimental yang disebut remdesivi, obat malaria chloroquine dan hydroxychloroquine, kombinasi dua obat HIV lopinavir dan ritonavir."

"Dan kombinasi yang sama ditambah interferon-beta, suatu penyampai sistem kekebalan yang bisa membantu melumpuhkan virus," jelas Noor Hisham.

Menurut catatan Worldometers pada Minggu (29/3/2020), Malaysia telah mengantongi kasus Covid-19 sebanyak 2.320.

Sebelumnya ada tambahan kasus sebesar 159.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved