KABAR BAIK CORONA
5 Kabar Baik Penelitian Soal Covid-19 yang Beri Harapan Buat Melawan Virus Corona
Mewabahnya virus Corona di Indonesia membuat kekhawatiran bagi seluruh masyarakat.
"Bagusnya adalah berarti Anda tidak terlalu sakit.
Dan jika ada orang yang benar-benar sakit karena virus ini, saya akan terkejut jika mereka tidak membangun respons antibodi," jelas Bachmann.
3. Uji Coba Vaksin
ILUSTRASI Vaksin virus corona - China mengklaim bisa membuat vaksin virus corona dalam waktu sebulan atau tak lebih dari 40 hari, ahli di Hong Kong pun membantah.
Sebuah uji coba vaksin tengah dilakukan oleh Institut Kesehatan Nasional (NIH) di Institut Penelitian Kesehatan Kaiser Permanente Washington di Seattle.
Vaksin ini merupakan yang pertama kalinya diuji coba langsung pada manusia.
Dalam uji coba, 45 relawan yang sehat akan diberikan vaksin yang mengandung segmen kode genetik yang meniru SARS-CoV-2.
Namun, vaksin ini tidak mengandung SARS-CoV-2 yang sebenarnya, sehingga para relawan tidak akan terinfeksi Covid-19.
Tim ofisial pemerintah mengatakan mungkin akan membutuhkan waktu 12-18 bulan sebelum vaksin mencapai pasar.
Karena tujuan utama dari uji coba ini adalah untuk memastikan tidak ada efek samping dari vaksin tersebut.
Namun, masih ada banyak penelitian lain yang sedang berjalan untuk menemukan vaksin baru.
4. Metode Lama Lawan Covid-19
Warga melintas di depan mural terkait pandemi virus corona atau Covid-19 di Benda, Tanegrang, Banten, Jumat (27/3/2020). Mural tersebut sebagai bentuk keprihatinan terkait penyebaran virus corona atau COVID-19 yang saat ini merebak di Indonesia. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menurut salah satu penelitian dalam jurnal The Journal of Clinical Investigation, para dokter mungkin dapat menggunakan metode lama yang disebut "terapi antibodi pasif" untuk menangani pasien Covid-19.
Ilmuwan dalam penelitian tersebut mengatakan metode ini tidak perlu dikaji ulang atau dikembangkan karena metode ini telah ada sejak 1930.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/27-3-2020-jenazah-virus-corona-dimandikan.jpg)