Lion Air Bantah Pesawatnya Jatuh dan Meledak di Filipina

Pihak Lion Air Group menegaskan pesawat yang meledak di Filipina bukanlah pesawat Lion Air.

BOEING/Paul C Gordon
Ilustrasi: Pesawat Lion Air B737. Lion Air Group membantah pesawatnya meledak di Filipina 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Pihak Lion Air Group menegaskan pesawat yang meledak di Filipina bukanlah pesawat Lion Air.

Corporate Communications Strategic Danang Mandala Prihantoro menegaskan, Lion Air Group sampai saat ini tidak beroperasi baik secara berjadwal atau sewa tertentu (charter) di
Filipina.

Sebelumnya sebuah pesawat carter dengan no registrasi RP C5880 meledak dan terbakar saat lepas landas di Bandara Ninoy Aquino International Airport (NAIA) Filipina, Minggu (29/3/2020) malam.

Dikutip dari media Filipina, Inquirer, pesawat tersebut meledak saat lepas landas sekitar pukul 20.00. 

Menurut laporan media di Filipina itu, pesawat adalah milik maskapai Lionair. 

Informasi yang diperoleh Tribunnews.com maskapai itu berbeda dengan Lion Air yang beroperasi di Indonesia.

Pesawat itu dilaporkan sedang menuju Haneda, Jepang untuk sebuah misi evakuasi medis.

Pesawat membawa seorang pasien asal kanada, demikian laporan DZRH.

Danang Mandala Prihantoro sekaligus mengklarifikasi bahwa pesawat yang meledak bukanlah milik Lion Air.

Berikut poin penegasan Lion Air Group:

Halaman
123
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved