KARIMUN TERKINI

Polisi Masih Telusuri Penyebab Kebakaran di Karimun, Warga Sempat Dengar Suara Ledakan

Seorang warga sempat mendengar suara ledakan sebelum peristiwa kebakaran kios di dekat pintu air, Kolong, Karimun, Provinsi Kepr, Senin (30/3/2020.

TribunBatam.id/Elhadif Putra
Bekas kebakaran di pintu air Kolong Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Senin (30/3/2020). Seorang warga sempat mendengar suara ledakan sebelum peristiwa kebakaran terjadi. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Kebakaran di dekat pintu Air, Kolong, Sei Lakam, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri Senin (30/3/2020) dini hari menghanguskan 12 unit kios dan dua kapal.

Api diduga muncul dari satu kios di lokasi. Api dengan cepat menyebar karena material kios yang berbahan kayu.

"Menurut beberapa saksi mata, api diduga berasal dari salah satu bengkel las. Saat sebelum kejadian, terdengar ledakan yang cukup keras," kata Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Karimun, Dedi.

Adapun data korban kebakaran antara lain, restoran Pantai indah milik Badrul (60), kios minyak eceran milik As (48), warung nasi bungkus serba 8000 milik Ya (36).

Selain itu kios minyak milik Lae, warung santan milik Muhammad Din (45), warung sembako milik Jumilatif (53), kios minyak pertamini yang digabung dengan bengkel las milik Raja Hamdan (31), penjahit baju milik Nasir (55), toko buah dan baju wangi milik Dollah (57).

Kemudian penjual barang seken milik sihotang (60), kios pasang jok motor, lapak penjual kerang atau ketam milik Kaharrudin (39), bengkel las milik Agus.

Sementara dua unit kapal adalah, satu di antaranya kapal motor dan satu kapal jenis speedboat.

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono mengatakan, seorang warga sempat terbangun dari tidurnya setelah mendengar suara ledakan sekira pukul 02.55 WIB.

"Saat saksi terbangun melihat api sudah menyala dari arah belakang rumah," kata Herie.

Saksi yang terkejut langsung memberitahukan kepada para tetangganya. Warga yang berkumpul kemudian menghubungi pemadam kebakaran.

"Dikarenakan angin begitu kencang api yang menyala pun begitu cepat membakar tempat usaha milik korban," tambah Herie.

Saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.(TribunBatam.id/Elhadif Putra)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved