Minggu, 12 April 2026

VIRUS CORONA

UPDATE 96 Kasus Baru Covid-19 di Arab Saudi, Total Jadi 1.299 Kasus: 66 Pulih, 8 Kematian

Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengumumkan kasus virus Corona naik menjadi 1.299 kasus dan ditemukan empat kematian baru pada hari Minggu (29/3).

AFP
Ilustrasi aktivitas penjual di Arab Saudi ditengah wabah virus Corona. 

TRIBUNBATAM.id, ARAB SAUDI - Arab Saudi memperpanjang penangguhan penerbangan internasional dan domestik serta bekerja di sektor swasta dan publik hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Hal ini diumumkan Kementerian Kesehatan ketika kasus virus Corona naik menjadi 1.299 kasus dan ditemukan empat kematian baru pada hari Minggu (29/3/2020).

Pemerintah juga telah melarang masuk dan keluar ke kota Jeddah dan memperpanjang jam malam mulai pukul 3 sore.

Tindakan pencegahan yang sama diberlakukan sebelumnya di kota-kota Qatif, Riyadh, Makkah dan Madinah.

Penangguhan layanan transportasi umum termasuk kereta, bus, dan taksi telah diperpanjang hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Penerbangan internasional dihentikan sejak 15 Maret 2020 lalu, sementara penerbangan domestik pada 21 Maret 2020.

UPDATE 99 Kasus Baru Covid-19 di Arab Saudi, Total Jadi 1.203 Kasus: Laporkan Kematian Keempat

Namun, keamanan Publik Arab Saudi telah menugaskan tim darurat untuk menerima permintaan mendesak yakni pindah antar kawasan negara selama 24 jam.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi juga mengumumkan 96 kasus baru pada hari Minggu.

Termasuk 28 kasus terkait perjalanan dan 68 kasus terkait kontak langsung dengan kasus yang diumumkan sebelumnya.

Ada 29 pemulihan baru yang dikonfirmasi, menjadikan jumlah total pemulihan menjadi 66 kasus.

Sementara pasien di ICU meningkat dari empat menjadi 12 dengan empat kematian dicatat hari ini, dua di antaranya di Madinah dan dua di Jeddah.

Sehingga jumlah kematian akibat virus Corona di Arab Saudi meningkat menjadi 8 kasus.

Juru bicara Kementerian Kesehatan, Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly, mengatakan bahwa masa isolasi virus Corona adalah 14 hari, dan berbeda dengan periode penyakit yang dimulai dengan munculnya gejala.

"Biasanya gejalanya mencapai puncaknya selama dua hingga tiga hari maksimal," kata Al-Aly.

"Namun, periode antara kemunculan gejala sampai pemulihan lengkap bervariasi sesuai dengan usia, status kesehatan dan yang lebih penting, berapa lama akses ke perawatan kesehatan tertunda." lanjutnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved