VIRUS CORONA DI TANJUNGPINANG
Minta Pelayanan Tetap Berjalan, Work From Home ASN Pemko Tanjungpinang Diperpanjang Hingga 21 April
Pemerintah Kota Tanjungpinang memperpanjang kebijakan bekerja dari rumah (work from home) bagi ASN hingga 21 April 2020.
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.idTANJUNGPINANG - Kebijakan bekerja dari rumah (work from home) bagi Apartur Sipil Ngara (ASN) Pemerintah Kota Tanjungpinang, Provinis Kepri diperpanjang hingga 21 April 2020.
Kebijakan tersebut dipertegas dalam Surat Edaran Walikota Tanjungpinang Nomor 43.1/426/4.2.03/2020 tentang Perubahan atas Surat Edaran Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Nomor 443.1/375/4.2.03/2020 tentang Perubahan Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang.
Teknisnya, ASN akan bekerja dari rumah dengan diatur oleh masing-masing pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Meski bekerja dalam rumah, namun ketersediaan minimal dua orang pejabat struktural tertinggi tetap diperlukan untuk bertugas di kantor.
Ini bertujuan untuk memastikan pelayanan tetap berjalan, termasuk sasaran kinerja memenuhi target sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam surat edaran itu, Walikota Tanjungpinang Syahrul meminta setiap pimpinan OPD/unit kerja melaporkan keadaan ASN yang terpapar dan/atau terkonfirmasi positif covid-19, ODP, PDP, sembuh, dan meninggal dunia di lingkungan kerjanya masing-masing kepada kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tanjungpinang untuk dilaporkan lebih lanjut melalui SAPK Badan Kepegawaian Negara.
Sebelumnya hal-hal dalam Surat Edaran Sekretaris Daerah Nomor 443.1/375/4.2.03/2020 tanggal 17 Maret 2020 masih tetap berlaku dan merupakan satu kesatuan dengan surat edaran ini.
Surat edaran ini juga merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 34 tahun 2020 dan Keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 13.A tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Akibat Virus Corona di Indonesia.
Perpanjang Belajar di Rumah
Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang memperpanjang masa siswa belajar di rumah hingga satu minggu ke depan atau sampai 31 Maret 2020.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang Atmadinata.
"Masa belajar di rumah kami perpanjang hingga 31 Maret ya," ujarnya, Senin (23/3/2020).
Disampaikannya, perpanjangan masa belajar di rumah ini pun juga terkait masa tanggap darurat bencana yang diperpanjang hingga 91 hari oleh pemerintah pusat.
"Langkah ini juga sebagai upaya kita untuk mencegah penyebaran virus corona," katanya.
• 20 Tahun Jadi Pelatih, Inilah Starting XI Terbaik Jose Mourinho: Tidak Ada Pemain MU
• UPDATE 156 Kasus Baru Covid-19 di Malaysia, Total Jadi 2.626 Kasus: 479 Pulih, 37 Kematian
Ia pun tetap meminta orangtua siswa mematuhi imbaun pemerintah untuk tidak mengajak anaknya berpergian keluar rumah bila tidak ada kepentingan mendesak.
"Harus patuhi imbaun pemerintah, jangan malah anaknya dibiarkan keluyuran di luar," sebutnya.
Dia mengatakan, siang ini juga akan digelar rapat khusus kepala sekolah.
"Selain evaluasi satu minggu ini, kita minta kepala sekolah terus ingatkan para orang tua untuk mengawasi anaknya," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Selasa (17/3/2020), melalui surat edaran Walikota Tanjungpinang.
Mulai dari TK/Paud, SD sampai SMP dan sederajatnya baik negeri maupun swasta diliburkan sementara waktu terkait virus corona.
Surat edaran pun baru ditandatangani hari ini, Senin (16/3/2020) oleh Walikota Tanjungpinang Syahrul.
Libur sekolah ini berlangsung hingga 24 Maret 2020.
Namun walaupun libur sekolah, dalam isi surat edaran tersebut, tetap melakukan belajar di rumah, mengerjakan tugas-tugas dari sekolah.
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi pencegahan penyebaran virus corona di Tanjungpinang.
Surat edaran ini dibenarkan Sekertaris daerah (Sekda) Tanjungpinang Teguh Ahmad Syafari.
"Benar ada surat edaran itu, agar mengurangi dulu waktu diluar rumah. Untuk lebih jelasnya langsung tanyakan ke Pak Walikota ya," ujarnya.
Semprot Disinfektan di Sejumlah Lokasi
Sejumlah perwakilan instansi di Tanjungpinang yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Damkar dan BNPB melakukan penyemprotan cairan disinfektan.
Penyemprotan dilakukan sepanjang jalan mulai dari Jalan Diponegoro hingga jalan Ketapang, Kecamatan Kota Tanjungpinang, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri.
Tidak hanya itu, SDN 002 dan SDN 003 Binaan Tanjungpinang, serta angkot yang melintasi jalan Merdeka Tanjungpinang hingga Kodim 0315/Bintan dan Polres Tanjungpinang juga disemprotkan cairan disinfektan.
Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal, SIK melalui Kapolsek Tanjungpinang Kota AKP Reza Anugrah SIK yang memimpin pelaksanaan penyemprotan mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai upaya dari TNI, Polri, Pemerintah, stakeholder dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah dan semaksimal mungkin menekan penyebarluasan Covid-19 khususnya di Kota Tanjungpinang.
"Kegiatan juga disertai penyampaian himbauan mengenai Maklumat Kapolri dan Surat Edaran Wali kota Tanjungpinang dalam rangka Cegah Tangkal Virus Covid-19. Harapannya agar kita semua mentaati himbauan dan kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah untuk kebaikan kita bersama," ucapnya.
Wali Kota Tanjungpinang Turun Semprot Disinfektan
Merebaknya virus Corona atau Covid-19 ini membuat sebagian warga menjadi protektif dan waspada.
Hal ini tidak menyurutkan semangat para kepala daerah dan elemen masyarakat lainnya untuk memberikan ketenangan bagi warga masyarakatnya.
Wali kota Tanjungpinang, Syahrul langsung turun tangan untuk menyemprotkan cairan disinfektan di beberapa titik area keramaian seperti di Pasar Tanjungpinang.
Setiap titik dan sudut jalan serta fasilitas umum yang ada di pasar tersebut secara merata terkena semprotan cairan disinfektan tersebut yang dilakukan Senin (23/3/2020).
Syahrul juga memberi semangat kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kebersihan serta mengajak untuk bersama-sama berdoa agar virus Corona atau Covid-19 ini segera berlalu.
Usai melakukan rapat terbatas terkait penanganan virus Corona di Gedung Gonggong, Syahrul bersama beberapa rombongan langsung meluncur ke wilayah pasar.
Dipilihnya pasar sebagai titik penyemprotan, karena pasar merupakan tempat bertemunya ramai orang. Untuk itulah, Syahrul langsung menuju ke pasar agar meminimalisir dampak penyebaran virus Corona ini.
Ia mengatakan, dalam penanganan virus Corona atau Covid-19 ini harus dilakukan secara bersama-sama dan masyarakat juga harus turut serta dalam membantu pemerintah agar virus ini dapat diatasi dan selesai.
"Ikuti saja aturan pemerintah untuk berdiam diri di rumah sampai waktu yang ditentukan, saat ini mari bersama bahu-membahu antara pemerintah, masyarakat dan seluruh elemen untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona ini," ucapnya dalam keterangan resmi yang diterima TribunBatam.id, Rabu (25/3/2020).
Ia mengimbau, agar senantiasa melakukan pola hidup bersih dan sehat agar terhindar dari virus Corona ini serta kurangi aktifitas di luar rumah kecuali ada hal-hal yang mendesak.
"Hindari tempat keramaian, dan kerumunan orang serta perbanyak beribadah, serta berdoa agar virus ini dapat segera berlalu dan hilang," imbaunya.(*/Tribunbatam.id/Endra Kaputra)