Pasien Positif Covid-19 Melarikan Diri Dari Tim Medis Saat Hendak di Evakuasi
NA sebenarnya warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan namun lantaran menderita demam tinggi, NA berpindah ke rumah isteri keduanya di Kabupaten Takalar
TRIBUNBATAM.id, Sulsesl - Warag Sulsesl yang positif terjangkit Covid-19 melarikan diri saat hendak dibawa ke Rumah sakit.
Korban tidak mau di Opservasi oleh tim medis.
Sebelumnya korban bersetatus sebagai Pasien dalam Pengawasan.
• Pengendara Motor Tewas Disambar Kereta Api, Satu Korban Lagi Hanya Alami Luka Lecet
• Tergiur Kemolekan Tubuh, Ats Hendak Perkosa Korban Sedang Tidur, Kini Meringkuk di Polsek Lubuk Baja
• Beralih ke Provinsi, Disnaker Bintan Klaim Tak Punya Kewenangan Awasi 39 TKA Asal China di PT BAI
Salah seorang warga Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan positif terjangkit Covid-19 mengamuk dan enggan dievakuasi petugas medis ke rumah sakit.
Pemerintah masih berupaya memberikan edukasi kepada pasien dan mengisolasi seluruh kerabatnya.
Rabu, (1/4/2020). NA yang sebelumnya berstatus PDP dan dirawat di rumah sakit Bhayangkata Makassar setelah mendapat rujukan dari RSUD Padjonga Daeng Ngalle Takalar pada 25 Maret 2020 lalu.
Setelah menjalani isolasi di rumah sakit kondisi NA mulai membaik hingga akhirnya diizinkan pulang ke rumahnya.
Namun, pada Rabu (1/4/2020) hasil swab menyatakan ia positif terjangkit Covid-19.
"Berita itu memang benar bahwa salah satu warga Takalar yang berinisial NA yang berdomisili di Kelurahan Salaka, Kecamatan Pattallassang positif Covid 19 atau corona. Setelah sebelumnya dirujuk ke RS Bhayangkara pada tanggal 25 Maret 2020 lalu dengan status PDP atau Pasien Dalam Pengawasan, "jelas Plt. Kadis Kesehatan Takalar Dr. Rahmawati melalui pesan singkat.
NA sebenarnya warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan namun lantaran menderita demam tinggi, NA berpindah ke rumah isteri keduanya di Kabupaten Takalar hingga akhirnya dinyatakan positif Covid-19.
Dari pantauan Kompas.com ,sejumlah petugas dengan alat perlindungan diri (APD) masih berada di rumah NA untuk memberikan edukasi agar NA mau dirujuk ke rumah sakit.
"Berdasarkan kartu identitas NA adalah warga Kabupaten Gowa dan saat menderita gejala demam NA berada di rumah isteri keduanya dan dirujuk ke Rumah Sakit Takalar," kata Rahmawati.
Artikel ini telah tayang di tribunlampung.co.id dengan judul Pasien Positif Corona Ngamuk Ogah Dibawa ke Rumah Sakit
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/20-3-2020-dokter-meninggal.jpg)