NEWS VIDEO
VIDEO - Akibat Air Sungai Meluap, 4 Kecamatan di Klaten Dilanda Banjir Setinggi 60 Cm
Di tengah wabah Covid-19 belum usai, sejumlah 4 kecamatan di Kabupaten Klaten dilanda banjir.
TRIBUNBATAM.id - Di tengah wabah Covid-19 belum usai, sejumlah 4 kecamatan di Kabupaten Klaten dilanda banjir.
Wilayah Klaten diguyur hujan deras , Selasa (31/3/2020) sejak pukul 16.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.
Hal tersebut menyebabkan sungai Dengkeng serta anak sungai lainnya meluap.
Beberapa desa di Kabupaten Klaten dilanda banjir.
Informasi yang dihimpun TribunSolo.com, ada 4 kecamatan di Kabupaten Klaten yang wilayahnya dilanda banjir.
Empat kecamatan tersebut yakni Kecamatan Karangdowo, Pedan, Juwiring dan Wonosari.
Di Kecamatan Karangdowo, desa yang dilanda banjir Desa Kupang dan Sentono.
Dukuh yang dilanda banjir di desa Kupang antara lain Dukuh Karangwungu, Dukuh Wonolelo dan Grembyang, sedangkan Desa Sentono yakni Dukuh Sentono dan Plumbon.
Ketua Muhammadiyah Disaster Managemen Center (MDMC) Karangdowo, Husni Tamrin, mengatakan wilayah Desa Ngolondono juga terendam banjir.
"Desa Ngolodono yang terendam yakni dukuh Kahuman, " kata Husni Tamrin, Selasa (31/3/2020) malam.
Saat ini, relawan dari MDMC Karangdowo dan SAR daerah masih di lokasi untuk memantau perkembangan dan bersiaga jika ada warga yang harus dievakuasi.
"Sejauh ini belum ada perintah untuk dievakuasi, ada satu orang usia tua kita evakuasi di Dukuh Guguran, Desa Kupang, Kecamatan Karangdowo "jelas Husni.
Camat Karangdowo, Tomisila, membenarkan beberapa desa di wilayahnya sempat terendam akibat luapan sungai Dengkeng, terparah di Desa Kupang.
"Ketinggian air di daerah tersebut sampai 60 centimeter, belum ada evakuasi keluar desa, hanya di rumah tetangganya,"ucap Tomi, Selasa (31/3/2020).
"Saya juga sudah menghimbau kepada kepala desa tersebut untuk memantau dan waspada", tambah Tomi.
Sementara itu di Kecamatan Pedan, air hujan juga merendam Desa Troketon.
Di Kecamatan Juwiring, Desa yang terendam yakni Desa Sawahan.
Sementara di Kecamatan Wonosari yang terkena banjir yakni Desa Bener. (*)