Jenazah Covid-19 di Banyumas Dapat Penolakan, 4 Kali Pindah Tempat, Bupati: Bukan Salah Mereka

kejadian tersebut terjadi di Desa Tumuyang, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Tribunbatam.ID/ARGIANTO
Ilustrasi: Petugas kamar jenazah RSUD Embung Fatimah dibantu dua pekerja penggali kubur mengenakan alat pelindung diri saat menguburkan pasien 03 covid-19 Kota Batam di Pemakaman Umum Sei Temiang, Sekupang, Batam, Senin (30/3) 

TRIBUNBATAM.id, BANYUMAS- Pemakaman jenazah pasien Covid-19 kembali mendapat penolakan dari masyarakat setempat.

Atas penolakan tersebut, pemakaman jenazah pasien terpapar virus Corona itupun terpaksa harus pindah sebanyak 4 kali.

Dilansir TribunWow.com, kejadian tersebut terjadi di Desa Tumuyang, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (31/3/2020).

Jenazah positif Virus Corona mendapat penolakan dari masayarakat setempat di Desa Tumuyang, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (31/3/2020).
Jenazah positif Virus Corona mendapat penolakan dari masayarakat setempat di Desa Tumuyang, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (31/3/2020). (Youtube/tvOneNews)

Menurut Bupati Banyumas, Achmad Husein dalam tayangan Youtube tvOneNews, Rabu (1/4/2020), masyarakat mengaku takut bisa ikut tertular.

Mereka beranggapan bahwa jenazah Covid-19 masih bisa menularkan virusnya.

Achmad Husein mengatakan kejadian tersebut merupakan pemakaman kedua pasien meninggal Corona'>Virus Corona.

BREAKING NEWS - 2 Pasien Positif Covid-19 di Kepri Sembuh, di Tanjungpinang dan Karimun

Kenali 6 Gejala Virus Corona yang Tidak Biasa Ini, Bukan Cuma Batuk Kering

Sedangkan untuk yang pertama disebutnya tidak mengalami permasalahan seperti itu.

"Jadi alasannya itu mereka takut menular bahwa kalau sudah dimakamkan itu nanti sekitarnya itu menjadi ikut tertular," ujar Achmad Husein.

"Sudah kita jelaskan, ini kan kejadian yang kedua, yang pertama enggak ada masalah, yang kedua ini sampai empat kali pindah-pindah," jelasnya.

Menurut Achmad Husein, penolakan pertama kali justru dilakukan oleh warga jenazah tersebut tinggal.

Halaman
1234
Editor: Anne Maria
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved