KARIMUN TERKINI

Jalani Asimilasi, 27 Narapidana Rutan Karimun Dikeluarkan

Sebanyak 27 narapidana yang dibina di Rumah Tahanan Negara Kelas II Tanjungbalai Karimun dikeluarkan.

TRIBUNBATAM.id/ELHADIF PUTRA
Sebanyak 27 narapidana yang dibina di Rumah Tahanan Negara Kelas II Tanjungbalai Karimun dikeluarkan untuk menjalani asimilasi, Jumat (3/4/2020) 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Sebanyak 27 narapidana yang dibina di Rumah Tahanan Negara Kelas II Tanjungbalai Karimun dikeluarkan.

Hal ini dilakukan agar mereka menjalani asimilasi di rumah masing-masing guna pencegahan dan penanggulangan wabah Covid- 19 di Kabupaten Karimun.

Adapun kegiatan ini dilakukan setelah Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Lauli mengeluarkan Permenkumham Nomor 10 tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi bagi Narapidana dan Anak dalam rangka pencegahan dan penanggulangan wabah covid-19.

Ke-27 narapidana tersebut memenuhi syarat sebagaimana aturan Kementerian.

Rutan Tanjungbalai Karimun diberikan waktu hingga tanggal 7 April 2020 untuk melaksanakan asimilasi ini.

"Narapidana itu akan menjalani masa Asimilasi dengan Pengawasan dan Bimbingan dari Bapas Tanjungbalai Karimun," kata Kepala Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun, Dodi Naksabani.

Setelah dikeluarkan, para narapidana itu dikenakan wajib lapor kepada Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dan Asisten Pembimbing Kemasyarakatan (APK) pos Bapas Tanjungbalai Karimun.

"Wajib lapor sepekan setelah keluar. Lalu dilanjutkan sebulan sekali lapor sampai masa tahanan narapidana selesai sesuai Surat Keputusan (SK) Pengadilan selesai," ujar Dodi.

Adapun syarat bagi narapidana dan anak untuk dapat keluar melalui asimilasi adalah telah menjalani 2/3 masa pidana pada 31 Desember 2020 bagi narapidana serta telah menjalani 1/2 masa pidana pada 31 Desember 2020 bagi anak.

"Kemudian harus ada penjamin dari pihak keluarga," tambah Dodi.

Program asimulasi ini dikecualikan terhadap narapidana yang tersangkut pidana khusus (Pidsus). Di antaranya kasus narkotika, tipikor, human trificing, ilegal logging dan ilegal fishing. (TRIBUNBATAM.ID/ELHADIF PUTRA)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved