LIGA SPANYOL
Mengenal Galactiquitos, Kebijakan Baru Transfer Real Madrid Setelah Era Galacticos Berakhir
Rodrygo setelah masuk dalam daftar pemain muda terbaik dunia NxGn 2020, termasuk dua pemain Madrid lainnya, Reinier dan Kubo
Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
Kebijakan seperti itu, tentu saja, pada dasarnya tidak mudah.
Contoh Valverde - yang didatangkan dari klub asal Uruguay, Penarol, pada usia 16 tahun (meskipun ia sempat dipinjamkan kembali selama dua tahun) dan masuk ke tim utama musim lalu, kemudian mencetak gol.
Sementara Asensio—pencetak gol di Final Liga Champions 2016/17 alias pada musim debutnya, merupakan pengecualian dari kebijakan tersebut, karena ia kebetulan berasal dari Spanyol dan sempat mengecap LaLiga bersama Mallorca.
Yang lebih menarik adalah kasus Odegaard, pemain timnas Norwegia itu didatangkan pada usia 16 tahun, setelah hampir empat tahun lamanya dipinjamkan ke Belanda dan Spanyol, dan baru sekarang dianggap memiliki peluang masuk ke dalam skuad senior.
Kesabaran sangat penting bagi setiap anak muda yang mengharapkan karier besar mereka.
Kini, Odegaard masih dalam masa pinjam di Real Sociedad.
Martin Odegaard di Real Sociedad 2019-20
“Untuk pemain muda, dan bagi saya saat ini, sangat penting untuk memiliki waktu bermain."
"Di Madrid saya pikir itu sulit didapat,” ucap Odegaard, yang saat ini sedang menikmati kampanye mengesankan bersama Sociedad, kepada TV2 pada bulan Desember.
“Ada banyak pemain hebat di sana dan persaingan yang sangat ketat."
"Jelas, bahwa hal terbaik yang dapat saya lakukan adalah meminta peminjaman lagi.”
“Tujuan saya masih agar bisa bermain dengan Real Madrid."
"Itu sebabnya saya masih terdaftar sebagai pemain mereka."
"Bagi saya, di situ tempat saya, saya merasa telah meningkat dalam dua tahun terakhir ini, saya kini pemain yang lebih baik, lebih kuat, dan lebih dewasa,” tambahnya.
Waktu yang akan menjawab apakah Odegaard, dan memang, Rodrygo, Vinicius, Reinier, dan properti muda Madrid, akan menjadi juara.
Tidak ada yang dapat diterima begitu saja di salah satu klub terkuat di dunia, dengan pemain berlabel timnas pada hampir setiap posisi.
Sementara itu di belakang layar, Anda dapat meyakini kebijakan Madrid ini menjadi ladang baru bagi para pemandu bakat yang coba berharap menemukan bakat besar lainnya yang siap mendobrak Bernabeu.
Nama-nama yang disebutkan di atas barangkali dapat silih berganti musim per musim, beberapa menjadi legenda dan lainnya pindah ke klub lain.
Tetapi, Baby Galacticos, proyek Perez untuk mendominasi dunia ini tentu bukan untuk jangka setahun tetapi untuk satu dekade, ya, akan tetap ada.(tribunbatam.id/son/goal.com)
sumber: goal.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/vinicius-junior_20180721_150943.jpg)