Seorang Pria Tewas Dikeroyok Kelompok Genk Motor di Warung Kopi, Tak Ada yang Berani Mendekat

Keronologis kejadain ini bermula dari pelaku yang tiba-tiba datang ke Warkop dan lang sung memukul korban yang tengah duduk bersama temannya.

kolase tribun bali
Ilustrasi pengeroyokan 

Saat itu teman korban hanya bisa melihat kejadian tersebut dan tidak berani membantu karena jumlahnya pelaku banyak dan membawa senjata tajam.

"Para pelaku langsung melarikan diri ke arah barat Flyover Kranji arah Jakarta. Korban langsung dibawa ke rumah sakit oleh temannya," kata Erna lagi.

Korban sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit. Akan tetapi kondisi lukanya parah sehingga dinyatakan meninggal pukul 07.22 WIB.

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan tengah mengejar para pelakunya.

Kendali di Bawah Kodam I/Bukit Barisan, Ini 3 Klaster Perawatan Pasien Covid-19 di RS Infeksi Galang

Kebijakan Presiden Listrik Gratis 3 Bulan Tak Berlaku di Batam, Ini Penyebabnya

"Anggota masih mencari para pelakunya di sekitar lokasi kejadian dan ke wilayah perbatasan Bekasi dengan DKI Jakarta," tutur dia.

Untuk menyelidiki kasus itu, polisi  meminta warga untuk tetap berdiam diri di rumah untuk mencegah tindakan kriminalitas sekaligus mencegah penyebaran virus coron.

"Ya ini jadi pelajaran juga, jangan nongkrong malam. Bukan karena corona saja tapi ini rawan aksi kejahatan," ucap Erna.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Nongkrong di Warkop Tengah Malam, Pria di Bekasi Dikeroyok Geng Motor Hingga Tewas

Editor: Eko Setiawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved