Ingatkan Pasien Agar Pakai Masker Saat Berobat, Perawat Ini Malah Kena Tampar
Pria yang yang diketahui berinisial B itu, menampar perawat berinisial HM di Klinik Pratama Dwi Puspita, Kota Semarang, Jawa Tengah
TRIBUNBATAM.id, SEMARANG - Seorang perawat di sebuah klinik di Semarang, Kamis (9/4/2020) lalu mengalami nasib naas, gara-gara mengingatkan pasien agar pakai masker.
Namun, bukannya berterima kasih sudah diingatkan untuk memakai masker, pria yang sehari-hari bertugas sebagai sekuriti itu malah memukul sang perawat.
Kasus ini kini tengah ditangan Polsek Semarang Timur, Jawa Tengah.
• Hati-hati, Jangan Klik Link Pemerintah Berikan Internet Gratis yang Dibagikan di WA dan Facebook
• Khawatir Pakai Aplikasi Zoom? Coba 6 Aplikasi Meeting Online ini Sebagai Alternatif
• Sekarang, Anda Sudah Bisa Kirim Pesan DM Instagram Lewat PC atau Laptop
Pria yang yang diketahui berinisial B itu, menampar perawat berinisial HM di Klinik Pratama Dwi Puspita, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2020) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.
Plt Kapolsek Semarang Timur Iptu Budi Antoro mengatakan, peristiwa itu bermula saat pelaku hendak berobat ke Klinik Pratama Dwi Puspita, Kemijen, Semarang.
Pria yang berprofesi sebagai satpam di salah satu sekolah dasar (SD) itu tak mengenakan masker.
HM pun mengingatkan agar satpam itu menggunakan masker saat berobat.
Tapi, B tak terima dengan saran sang perawat itu.
Ia pun memukul HM.
"Karena tidak terima kemudian terlapor B melakukan pemukulan. Setelah kejadian kemudian korban melapor di Polsek Semarang timur," jelas Iptu Budi saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (11/4/2020).
Perawat itu pun mengalami trauma akibat tindakan B.
Kepala HM juga masih pusing usai pemukulan tersebut.
Polisi telah meminta keterangan HM terkait kasus pemukulan itu.
• Momen Indah yang Paling Dikenang Pedro Adalah Saat Mengalahkan MU di Wembley
• Kisruh Internal Manajemen Klub Barcelona, 6 Direktur Klub Mengundurkan Diri
• Jadwal MotoGP Virtual 2020 Akhir Pekan Ini, Pebalap Yamaha Valentino Rossi Ikut
Saat ini, polisi masih mendalami kasus itu dan meminta keterangan sejumlah saksi yang melihat kejadian terssebut.
"Setelah saksi tercukupi keterangannya baru memanggil terlapor," kata Iptu Budi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-kekerasanee.jpg)