BATAM TERKINI
Selam Hingga Kedalaman 20 Meter, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Rian Selasa (14/4)
2 orang dari Tim Rescue SAR Batam sekitar 15 hingga 20 meter dan melaksanakan penyisiran sekitar lokasi kejadian pada pukul 15.30 WIB.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tim SAR belum menemukan Rian, remaja 14 tahun yang diduga hilang terseret arus di perairan Dermaga Piayu Laut, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Provinsi Kepri.
Setelah melakukan penyelaman oleh 2 orang dari Tim Rescue SAR Batam sekitar 15 hingga 20 meter dan melaksanakan penyisiran sekitar lokasi kejadian pada pukul 15.30 WIB hingga kini Rian masih belum berhasil ditemukan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjung Pinang, Mu'min mengatakan, Tim SAR Gabungan akan melanjutkan pencarian Selasa (14/4/2020).
"Proses pencarian sementara nihil. Kami akan lanjutkan proses pencarian besok pada pukul 7 pagi," ujarnya, Senin (13/4/2020).
Sedangkan data cuaca yang disampaikan oleh Mu'min selaku kepala kantor pencarian dan pertolongan kelas A Tanjung Pinang pada (13/4/2020) diperkirakan mendung dengan kondisi angin 5-15 knot/jam. Serta tinggi gelombang mencapai 0.2-0.8 meter.
Tak hanya mengerahkan perahu karet, Tim SAR melakukan pencarian menggunakan 1 set alat selam berikut peralatan komunikasi untuk memaksimalkan proses pencarian korban.
Ia menyebutkan kronologis kejadian bermula saat korban berenang di perairan Dermaga Piayu Laut Restoran Jawa Melayu 2 kemudian korban berenang ke arah tengah laut hingga akhirnya korban berteriak meminta tolong kepada temannya lalu korban diduga tenggelam dan hilang.
Terlihat Sempat Main di Warnet
Rian (14), seorang remaja warga Batam dikabarkan hilang terseret arus saat berenang di Dermaga Piayu Laut Restoran Jawa Melayu 2 Laut piayu Laut Kelurahan Tanjung Piayu Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Minggu (12/4/202) sekitar pukul 15:55 WIB.
Namun hingga kini, Senin (13/4/2020) korban belum berhasil ditemukan.
Hilangnya korban Rian yang masih duduk di bangku kelas 3 SMP itu saat dia pergi berenang bersama temannya.
Kepala Kepolisian Sektor Lubuk Baja, AKP Daniel Ganja mengatakan, sesuai keterangan saksi Jilly, saat itu ia bersama korban pulang dari main di warnet kemudian pergi menuju laut di Dermaga Piayu Laut atau lokasi kejadian untuk berenang.
Mereka mengendarai sepeda motor milik Jilly.
"Kemudian sekira pukul 16.00 WIB mereka langsung membuka baju dan langsung berenang di laut," terang Kapolsek.
• Sejumlah ODP di Karimun Selesai Menjalani Pemantauan, Ini Lima Kecamatan yang Dinyatakan Zero ODP
• DPRD Sesalkan Sikap Wali Kota Batam Anggarkan Rp 315 M Tangani Covid-19, Kami Tidak Dilibatkan
Saat sedang asyik berenang, sekira pukul 17.30 WIB saksi Jilly memberitahukan untuk segera pulang dikarenakan hari sudah mulai malam.
Lalu, Jilly bersama korban pun menepi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/tim-sar-cari-remaja-diduga-hanyut-terseret-arus.jpg)