VIRUS CORONA DI BINTAN
Ini Riwayat Perjalanan 2 PDP yang Meninggal di Bintan, Satu Diantaranya Sempat Berkunjung ke Batam
Kepala Dinas Kesehatan Bintan, dr Gama AF Isnaeni menuturkan, kedua PDP ini tidak memiliki riwayat kunjungan ke luar negeri. Satu diantaranya ke Batam
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/alfandisimamora
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Bintan, dr Gama AF Isnaeni
TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Bintan, Kepri, meninggal dunia.
Keduanya juga sudah dimakamkan dengan prosedur sesuai protokol kesehatan.
Keduanya juga sudah dimakamkan dengan prosedur sesuai protokol kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Bintan, dr Gama AF Isnaeni menuturkan, kedua PDP ini tidak memiliki riwayat kunjungan ke luar negeri.
Hanya saja, satu PDP yang berusia 88 tahun, diketahui memiliki riwayat kunjungan ke Batam.
"Kedua PDP tidak ada riwayat kunjungan ke luar negeri, hanya 1 PDP yang berusia 88 tahun saja yang keluar Bintan yakni ke Batam," ucapnya, Selasa (14/4/2020).
Gama menjelaskan, 1 PDP merupakan warga di Pangkil Kecamatan Teluk Bintan dan 1 PDP lagi di Kangboi Desa Toapaya Utara.
"Kedua PDP itu pun dimakamkan mengikuti protokol kesehatan oleh tim Covid RSUP,” ujarnya.
Gama juga menuturkan, dua orang PDP yang meninggal dalam bulan ini yakni PDP berusia 48 tahun dan 88 tahun merupakan warga Bintan.
Kedua pasien tersebut memang memiliki riwayat penyakit lain.
Dimana untuk PDP yang tinggal di Desa Pangkil Kecamatan Teluk Bintan memiliki penyakit paru.
Sedangkan untuk PDP yang tinggal di Kangboi Desa Toapaya Utara memiliki riwayat penyakit stroke.
"Kedua PDP ini mempunyai riwayat penyakit," ungkapnya. (tribunbatam.id/Alfandi Simamora)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kadinkes-bintan-dr-gama-af-isnaeni.jpg)