Selasa, 7 April 2026

VIDEO - Begini Pengakuan Perawat Klinik yang Dipukul Satpam karena Ingatkan Pakai Masker

Ia mengungkapkan kronologi video viral saat dirinya ditampar oleh seorang pria berinisial BC

TRIBUNBATAM.id - Hidayatul Munawaroh (30) perawat di Klinik Pratama Dwi Puspita, yang menjadi korban penamparan seorang pria akhirnya buka suara.

Ia mengungkapkan kronologi video viral saat dirinya ditampar oleh seorang pria berinisial BC.

Bahkan dalam pengakuannya, Hidayatullah Munawaroh mengaku diancam oleh pelaku akan dibunuh dan dipenggal bila bertemu lagi.

Dikutip dari TribunJateng.com, Warga Sendangguwo Tembalang tersebut sempat ditampar oleh tersangka BC (43) warga Kemijen Semarang Timur, Kamis (9/4/2020) pukul 09.00 WIB.

Aksi tersebut terekam cctv dan viral di media sosial dua hari terakhir.

Menurut Hidayatullah, kejadian itu bermula saat ia memanggil BC untuk memerikasakan anaknya di Klinik Pratama Dwi Puspita Kemijen, Semarang Timur.

Saat itu, Hidayatullah diketahui mengingatkan tersangka untuk mengenakan masker.

Pasalnya dokter tak mau memeriksa kalau ada pasien yang tak menggunakan masker.

Bukannya mengiyakan, BC justru marah-marah.

Ia bahkan mengaku tak percaya dengan adanya Virus Corona.

Perawat yang telah bekerja selama lima tahun ini mengungkapkan, sempat diancam.

Melihat keributan itu, dokter di klinik tersebut keluar dari ruanganya dan menjelaskan peraturan bahwa di klinik memang harus memakai masker.

Namun Budi tetap tidak menerima.

Setelah insiden tersebut, Hidayatullah berharap agat pelaku dihukum seadil-adilnya sehingga tak akan ada lagi korban lainnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved