Selasa, 21 April 2026

TRIBUN WIKI

Kenali Gejala Eksim, Penyakit Kulit Sebabkan Peradangan, Bengkak Hingga Rasa Gatal

Eksim adalah penyakit berupa kelainan kulit dengan ciri peradangan atau bengkak, kemerahan, dan rasa gatal.

Editor: Eko Setiawan
Istimewa
Ilustrasi Gatal-gatal 

TRIBUNBATAM.id - Sebagai bagian tubuh yang bersentuhan langsung dengan benda luar, kulit rentan terkena penyakit.

Salah satunya adalah eksim.

Eksim (Eczema) dikenal sebagai penyakit dermatitis.

Penyakit ini berupa kelainan kulit dengan ciri peradangan atau bengkak, kemerahan, dan rasa gatal.

Walaupun tidak menular, kelainan kulit ini menyebabkan rasa tidak nyaman pada bagian kulit yang terkena.

Eksim umumnya terjadi pada masa kanak-kanak, misalnya pada bayi dan anak usia muda.

Orang yang mengidap eksim mulanya akan mengalami kemerahan di kulit, iritasi, kering, dan bersisik.

Beberapa kasus eksim bahkan dapat menyebabkan kulit melepuh yang nantinya akan mengeluarkan air.

Kondisi ini merupakan indikasi bahwa eksim sudah menjadi infeksi.

Selain itu, penyakit kulit ini bersifat kambuhan, yaitu dapat menghilang selama beberapa waktu dan akan kembali muncul ketika terkena reaksi pemicu.

Jika seseorang penderita eksim, mungkin ia juga akan menderita alergi lainnya, seperti asma.

Saat kambuh, muncul rasa gatal-gatal parah hingga mengganggu tidur dan aktivitas sehari-hari.

Penyebab Eksim

Melansir Tribunnews Wiki, eksim disebabkan oleh ketidakmampuan kulit dalam melakukan perbaikan terhadap kerusakan.

Kondisi ini membuat kulit menjadi rawan terhadap kuman dan bakteri.

Ketidakmampuan tersebut disebabkan oleh mutasi pada sebuah gen bernama filaggrin.

Gejala pada eksim merupakan respon tubuh terhadap suatu iritasi sehingga menimbulkan kekambuhan dan ruam.

Eksim juga umumnya terjadi pada keluarga dengan riwayat asma dan alergi.

Walaupun penyebabnya belum dapat dipastikan, ada beberapa faktor risiko yang dapat memicu eksim, yaitu:

- Stress

- Rasa panas dan keringat berlebih

- Rasa dingin dan iklim kering

- Kulit kering

- Kontak dengan bahan-bahan kasar dan iritan seperti sabun dan kain sintetis

- Demam atau infeksi saluran nafas atas 

Gejala

Gejala Eksim kering atau eksim atopik ditandai dengan kulit yang terasa gatal terus menerus, terutama pada malam hari.

Tidak hanya itu, eksim kering juga memicu munculnya ruam di beberapa bagian tubuh, terutama di tangan, kaki, pergelangan kaki, pergelangan tangan, leher, dada, kelopak mata, lekuk siku dan lutut, wajah, serta kulit kepala.

Penderita eksim kering juga mungkin mengalami gejala berikut ini:

- Kulit menjadi lebih tebal dan pecah-pecah

- Kulit kering dan bersisik

- Kulit bengkak atau muncul benjolan kecil berisi cairan dan dapat pecah kapan saja, terutama jika digaruk

- Pada bayi dan anak-anak, kambuhnya gejala eksim kering dapat membuat mereka menjadi rewel dan gelisah karena gatal yang berat

- Gejala eksim kering tersebut terkadang bisa menyerupai penyakit kulit lain, seperti infeksi jamur, dermatitis seboroik, hingga psoriasis

Pengobatan dan Penanganan

Untuk membantu mengurangi rasa gatal dan gejala lainnya dari eksim, bisa dilakukan dengan cara seperti:

- Hindari menggaruk

Ketika eksim datang, rasa gatal yang dirasakan tentu akan membuat tubuh ingin menggaruknya.

Namun hal ini sebaiknya tidak dibiasakan karena semakin digaruk, kulit akan semakin rusak dan iritasi.

Bahkan kuman dari jari tangan bisa menyebabkan infeksi kulit yang dapat memperparah eksim kering.

Sebagai alternatif untuk mengatasi gatal, coba berikan kompres dingin pada kulit yang terasa gatal.

Kompres dingin bisa dilakukan selama 10-15 menit dan diulang sebanyak 2-3 kali sehari.

- Gunakan pelembap atau salep

Eksim kering bisa menyebabkan kulit pecah-pecah dan kering.

Untuk mencegah kambuhnya gejala dan menjaga agar kulit tetap sehat, penting untuk menggunakan pelembap kulit secara rutin.

Oleskan pelembap setelah mandi, saat kulit mulai terasa kering, dan sebelum tidur.

Pilih pelembap yang diformulasikan untuk kulit kering dan sensitif, serta pilih yang bahan kimianya sedikit.

Biasanya pelembap yang bagaus yang memiliki ingredients berlabel 'hypoallergenic' pada kemasannya.

- Hindari mandi terlalu lama

Kebiasaan mandi berlama-lama bisa membuat kulit kering dan mudah rusak.

Hal ini bisa menjadi salah satu faktor pemicu kekambuhan atau semakin parahnya eksim kering.

Jadi, usahakan untuk mandi selama 5-10 menit saja.

Saat mandi, gunakanlah sabun yang berbahan lembut, tidak mengandung pewarna, pewangi, maupun zat antibakteri, karena dapat membuat kulit iritasi.

Pengobatan dari Dokter 

Jika perawatan tersebut tidak efektif meringankan gejala eksim kering yang dialami, segera konsultasikan ke dokter.

Anda juga dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika eksim telah menyebabkan Anda sulit tidur atau memicu infeksi kulit yang disertai dengan gejala nyeri, demam, dan muncul nanah.

Biasanya dokter akan mengobati eksim kering dengan obat-obatan berikut:

- Kortikosteroid

- Antihistamin, untuk meredakan gatal

- Obat imunosupresan, seperti kortikosteroid dan tacrolimus

- Antibiotik, jika terdapat infeksi kulit

Sumber: TribunnewsWiki
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved