Rabu, 6 Mei 2026

Kronologis Mami Li Wanita Pemandu Lagu Tewas Bersama 4 Pria di dalam Kamar

Mami Li yang dikenal berprofesi sebagai pemandu lagu itu rupanya sudah mengontrak sekitar 4 bulan di wilayah Lamongan.

Tayang:
Editor: Eko Setiawan
TRIBUN JABAR/SELI ANDINA MIRANTI
Jenazah korban miras oplosan di Cicalengka masih berada di ruang jenazah RSUD Cicalengka, Senin (9/4/2018) 

TRIBUNBATAM.ID, LAMONGAN - Seorang Wanita pemandu lagu bersama tiga teman prianya tewas setelah berpesta miras.

Korban tewas setelah melakukan pesta miras.

Wanita tersebut tewas hanya berselang 30 Menit dari tiga pria yang tewas sebelumnya.

Mami Li seorang wanita pemandu lagu tewas bareng 3 pria seusai pesta di Kabupaten Lamongan.

Arti Kedutan di Ekor Mata Kanan Identik dengan Pertanda Baik, Diantaranya tentang Kesembuhan

Curi Laptop di Restoran Cepat Saji, Residivis Ini Kembali Masuk Bui, Mukanya Terekam Jelas di CCTV

Kesulitan Mengingat Kata-Kata, Kenali Gejala dan Mengobati Kanker Otak

Polisi yang menangani kasus ini mengungkap kronologi lengkap kejadian menghebohkan warga itu.

Mereka meninggal dunia beruntun hanya selang waktu 30 menit.

Ke-empat jenazah tersebut saat ini sudah dibawa oleh keluarganya masing-masing untuk dimakamkan.

Dari empat jenazah itu, satu jenazah wanita yakni Mami Li dibawa ke Ponorogo untuk dimakamkan oleh keluarganya.

Rumah kontrakan Mami LI, purel asal Ponorogo di Perumahan Setara Lamongan yang masih terpasang garis polisi,  Sabtu (18/4/2020).
Rumah kontrakan Mami LI, purel asal Ponorogo di Perumahan Setara Lamongan yang masih terpasang garis polisi, Sabtu (18/4/2020). (surya/hanif manshuri)

Mami Li yang dikenal berprofesi sebagai pemandu lagu itu rupanya sudah mengontrak sekitar 4 bulan di wilayah Lamongan.

Wanita pemandu lagu itu menempati rumah kontrakan di wilayah Desa Tanjung Kecamatan Lamongan.

Seusai dikabarkan tewas, aparat kepolisian pun memasang garis polisi di depan rumah kontrakan yang selama ini dihuni oleh Mami Li.

Dirumah tersebut terlihat Lampu teras tetap menyala.

Sedang sejumlah kasur tipis, bantal dan benda - benda lain banyak berserakan di teras rumah dengan pagar hitam yang terkunci rapat.

Menurut kesaksian warga sekitar, korban Mami Li memang kerap kali terlihat dijemput oleh temannya dari rumah kontrakannya tersebut.

Kesehariannya, pergi malam, datang pagi. Keluar ada yang menjemput.

Menurut tetangganya, teman korban dinilai cukup banyak.

Yang datang menjemput korban kadang perempuan, kadang laki - laki.

Sumber: Surya
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved