Pasar Sambut Positif Euforia Presiden Trump, Rencana Membuka Lockdown Bisa Bikin Rupiah Menguat

Selaras dengan itu kurs tengah Bank Indonesia (BI) juga menunjukkan rupiah menguat 1,8 persen ke Rp 15.503 per dolar AS

TRIBUNBATAM.id/Ganjar Witriana
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id - Rupiah awal pekan berpotensi melanjutkan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Hal ini terjadi bila euforia keinginan Presiden AS Donald Trump menghidupkan kembali ekonominya disambut positif pelaku pasar.

Mengutip Bloomberg, akhir pekan lalu rupiah menguat 1,12 persen ke Rp 15.465 per dolar AS.

Selaras dengan itu kurs tengah Bank Indonesia (BI) juga menunjukkan rupiah menguat 1,8 persen ke Rp 15.503 per dolar AS.

Utang Nol Rupiah, Segini Jumlah Kekayaan Wagub DKI Ahmad Riza Patria

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan perkembangan usaha Trump melonggarkan lockdown demi menghidupkan kembali ekonomi AS, akan memberi sentimen positif bagi emerging market, termasuk rupiah.

Senada dengan Josua, Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menjelaskan, harapan dibukanya lockdown di AS dan beberapa negara Eropa karena penyebaran wabah Covid-19 yang mulai mereda membuat rupiah menguat.

"Ada kabar kemajuan pengujian obat untuk pasien yang terkena virus Covid-19 oleh perusahaan farmasi AS, Gilead Sciences, juga menambah sentimen positif bagi rupiah," kata Ariston, Jumat lalu.

Kabar Baik Corona, Pemimpin G-20 Gelontorkan 4 Miliar Dolar AS untuk Riset Penemuan Vaksin Covid-19

Namun, Josua memproyeksikan dalam jangka pendek sentimen perubahan outlook peringkat kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif berpotensi membuat rupiah terkoreksi.

Selain itu, Ariston mengatakan bila angka penyebaran Covid-19 kembali naik dan ekonomi terus memburuk, rupiah berpotensi melemah kembali.

Jika angka penyebaran wabah Covid-19 tidak semakin buruk pada Senin (20/04/2020), maka rupiah berpotensi kembali menguat.

Kabar Baik Rupiah Hari Ini Menguat Rp 16.103 per dolar AS, Dolar Singapura Juga di Zona Hijau

Ariston memproyeksikan rupiah berada di rentang Rp 15.300 per dolar AS hingga Rp 15.550 per dolar AS.

Sementara Josua memproyeksikan rentang rupiah hari ini berada di Rp 15.450 per dolar AS hingga Rp 15.650 per dolar AS.(*)

Editor: Irfan Azmi Silalahi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved