Rabu, 29 April 2026

KABAR BAIK CORONA

Kabar Baik Corona, Pemimpin G-20 Gelontorkan 4 Miliar Dolar AS untuk Riset Penemuan Vaksin Covid-19

Kabar baik kasus Corona, Pemimpin negara di dunia, khususnya anggota G-20 sepakat mengalokasikan dana dana hingga 4 miliar dolar AS temukan vaksin

kompas.com
Minister of Finance, Sri Mulyani 

JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - Kabar baik kasus Corona, Pemimpin negara di dunia, khususnya anggota G-20 sepakat mengalokasikan dana dana hingga 4 miliar dolar AS untuk riset penemuan vaksin Covid-19.

Hal itu disampaikan Sri Mulyani usai mendampingi Presiden Joko Widodo dalam KTT Virtual G-20 melalui sambungan konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (26/3/2020).

"Dalam rangka bersama sama temukan vaksin Covid-19 akan dilakukan kolaborasi antara WHO, GAVI (Global Alliance for Vaccines and Immunization), dan seluruh negara," ujar Sri Mulyani.

 "Di antara para Menkeu ada indikatif alokasikan 4 miliar dolar AS yang dimobilisasi seluruh negara dunia terutama G-20 untuk akselerasi riset dan temukan antivirus atau vaksin pandemi Covid-19. Ini sedang dibahas bersama dalam level Menkeu anggota G-20," lanjut dia.

Ia mengatakan para pemimpin di G-20 dan hampir seluruh negara di dunia sepakat untuk mengutamakan keselamatan umat manusia.

BREAKINGNEWS: Pagi Ini, Kasus Virus Corona di Amerika Serikat Lebih Banyak dari China, 82 Ribu

Harapan itu Masih Ada, Pasien Sembuh dari Covid-19 Sampaikan Pesan Penting

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu mengatakan seluruh negara berkomitmen untuk menghentikan wabah Covid-19.

Karenanya, seluruh negara saling mempelajari pola penanganan terhadap wabah Covid-19 yang berlangsung di masing-masing negara.

Selain itu, lanjut Sri Mulyani, masing-masing negara juga bersepakat untuk mengutamakan produksi alat kesehatan sehingga dunia tak kekurangan stok untuk mengatasi wabah Covid-19.

"Karena di semua negara, apakah di Italia, Inggris, AS, Indonesia, dan lain-lain, semuanya alami kekurangan alat kesehatan terutama APD. Kemudian test kit, dan ventilator. Saat ini diupayakan, IMF dan World Bank upayakan dukungan," ujar Sri Mulyani.

"Agar perusahaan yang bisa dapatkan itu dapat prioritas sehingga suplai alat kesehatan seluruh dunia bisa dinaikkan. Indonesia memiliki kapasitas untuk suplai, termasuk hand sanitizer, dan lain-lain," lanjut dia.

Kabar Baik Corona, WHO Uji Coba Remdesevir Obat Covid-19 di Malaysia

Dua peperangan

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan Presiden Joko Widodo menyampaikan ada dua peperangan yang dihadapi dunia saat ini.

Hal itu disebutkan Retno kala mengungkapkan inti pidato Jokowi di KTT Virtual G-20 melalui sambungan konferensi video di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (26/3/2020).

"Tadi dalam pernyataannya, Presiden kembali tekankan pentingnya kerja sama dan sinergi, dan Presiden sampaikan pesan kuat bahwa kita harus menangkan dua peperangan sekaligus. Melawan Covid-19 dan melawan pelemahan ekonomi dunia saat ini," ujar Retno melalui sambungan konferensi video di Istana Bogor, Kamis (26/3/2020).

Ia menambahkan, dalam KTT G-20 tadi, para pemimpin negara lain juga sepakat agar keselamatan umat manusia harus dinomorsatukan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved