Jumat, 24 April 2026

HARI KARTINI

Sejarah Hari Kartini 21 April, Serta Asal Mula Terbitnya Buku Habis Gelap Terbitlah Terang

Melalui Keppres No.108 Tahun 1964, peringatan Hari Kartini pertama kali dilakukan pada 2 Mei 1964

via kominfo.go.id
Peringatan Hari Kartini 21 April 

Kemudian, Sekolah Kartini berhasil didirikan di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, hingga Cirebon.

Dari pernikahannya, R.A. Kartini memiliki anak pertama sekaligus menjadi anak terakhirnya.

Anaknya lahir pada 13 September 1904, bernama Soesalit Djojoadhiningrat.

Empat hari pasca melahirkan, R.A. Kartini meninggal dunia pada 17 September 1904.

R.A. Kartini meninggal pada usia 25 tahun dan dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang, Jawa Tengah.

Sementara itu, karya tulisan R.A. Kartini berhasil dikumpulkan Mr JH Abendanon, sahabatnya di Belanda.

Pada 1911, karya tulisan R.A. Kartini diterbitakan dalam buku berjudul Door Duisternis tot Licht atau Habis Gelap Terbitlah Terang.

Selanjutnya, buku tersebut terbit dalam bahasa melayu, berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang pada tahun 1922 yang diterbitkan Balai Pustaka.

(Tribunnews.com/Suci Bangun DS, Kompas.com/Kontributor Grobogan, Puthut Dwi Putranto Nugroho)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sejarah Hari Kartini 21 April, Dilengkapi Profil hingga Rilisnya Buku Habis Gelap Terbitlah Terang

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved