VIRUS CORONA DI SOLO
Curhat Perawat Bertemu Sang Ibu Tapi Tak Bisa Memeluknya; Padahal Saya Rindu Pelukan Ibu
Dalam perjalanan aku menangis, ternyata ibukku yang sepertinya baik-baik saja, menangis sejadi-jadinya setelah mobil kami berlalu, katanya
TRIBUNBATAM.id, SOLO - Sebagai garda terdepan dalam menghadapi wabah virus corona, perawat rentan terpapar virus covid-19 itu.
Berhadapan langsung dengan pasien covid-19, tidak sedikit perawat yang ikut terinfeksi virus corona tersebut.
Dalam kondisi saat ini, dimana wabah covid-19 belum bisa teratasi, perawat dan petugas medis semakin sulit untuk bertemu dengan keluarga.
• UPDATE Data Corona 34 Provinsi di Indonesia Hingga Rabu (22/4) Pagi, DKI Jakarta 3,260, Kepri 81
• Panduan Shalat Tarawih dan Witir di Rumah Selama Ramadhan 1441 H; Niat, Bacaan dan Tata Cara Shalat
• Jadwal Puasa Ramadhan 1441 H/2020 untuk 35 Kota di Indonesia, Ada Tanjungpinang, Palembang & Padang
Situasi ini dirasakan seorang salah satu rumah sakit di Solo.
Sebut saja namanya Mawar, yang kini rindu dengan pelukan hangat sang ibu.
Namun, karena tanggung jawab yang diembannya kini, itu belum bisa ia lakukan saat ini.
Bagaimana tidak, perawat yang memiliki 3 orang anak itu setiap hari harus berjibaku merawat pasien Covid-19 di salah satu rumah sakit rujukan di Kota Solo.
Curhat petugas medis sebagai seorang perawat ia sampaikan kepada Tribun di Solo.
Ia dan sang suami menyempatkan berkunjung ke rumah ibunya beberapa waktu yang lalu.
Itupun untuk memperingati 1000 hari meninggalnya almarhum ayahnya.
"Ibuku ada di Salatiga," tutur dia kepada TribunSolo.com, Minggu (19/4/2020).
"Saya pulang hanya untuk mengantar souvenir peringatan 1000 hari almarhum bapak," tutur dia.
Ia pun memilih untuk tidak masuk ke rumah dan memilih di luar dengan menerapkan jaga jarak saat berada di rumah sang ibu.
Meskipun ia tahu sang ibu sudah rindu dan ingin memeluknya saat tiba di rumahnya.
"Tapi, saya tidak berani untuk masuk rumah," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-perawat-tenaga-medis-dari-siloam-hospitals-group-melakukan-uji-cepat-rapid-test.jpg)