Rabu, 6 Mei 2026

BINTAN TERKINI

Diminta Stay at Home, Pencari Suaka di Bintan Malah Tidur di Rumah Janda, Ini Akhirnya

Seorang pencari suaka asal Afghanistan di Bintan digerebek warga Selasa (21/4) dini hari karena tidur di rumah janda beranak satu.

Tayang:
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Pria pencari suaka asal Afghanistan yang digerebek warga Bintan, Selasa (21/4/2020) lalu karena tidur di rumah janda 

TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Seorang pria asal Afghanistan digerebek warga RT 01/RW 05 Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Selasa (21/4/2020) sekitar pukul 01.00 WIB.

Pencari suaka yang tinggal di hotel Bhadra Resort ini nyaris menjadi bulan-bulanan warga karena seenaknya tidur dalam satu kamar dengan seorang janda beranak satu, dan bukan istrinya.

Penggerebekan itu dilakukan warga bermula adanya kecurigaan, ketika sering melihat pencari suaka it lalu lalang ke rumah salah satu tetangganya yang sudah menyandang status janda di tengah pandemi virus Corona yang saat ini pemerintah daerah menganjurkan harus tetap di rumah.

Namun pria Afghanistan ini malah bolak-balik di seputaran permukiman warga, sehingga wargapun geram.

Pasalnya, kedua insan yang sedang dimabuk cinta itu sudah berani tidur satu kamar tanpa adanya ikatan perkawinan yang sah. Wargapun akhirnya sepakat melakukan penggerebekan di rumah janda muda itu.

Curhat Perawat Bertemu Sang Ibu Tapi Tak Bisa Memeluknya; Padahal Saya Rindu Pelukan Ibu

Sempat Sulit Dicari, Cabai Merah saat Ini Sudah Tersedia di Anambas, 1 Ons Rp 10 Ribu

Alhasil pria pencari suaka itupun ditemukan tertidur pulas di rumah janda muda tersebut. Hal itu dibenarkan oleh Ketua RT 01/RW 05 Kelurahan Kawal, Rina.

"Ya benar, dini hari warga melakukan penggerebekan terhadap seorang pencari suaka. Saat digerebek pria itu lagi tidur telungkup di dalam kamar R," terangnya, Selasa.

Setelah mendapat informasi itu, Rina langsung menghubungi pihak hotel Bhadra agar pencari suaka itu segera dijemput.

"Sebab dirinya khawatir warganya yang saat itu emosinya tengah memuncak tidak dapat dikontrol dan memukulinya," ungkapnya.

Dengan adanya kejadian itu, Rina sebagai Ketua Rt setempat meminta kepada pihak hotel Bhadra untuk tidak memberikan izin kepada pencari suaka keluar di malam hari.

"Kepada warga, saya imbau untuk tidak mudah menerima orang yang belum dikenal, apalagi orang asing yang tidak memiliki identitas diri," tutupnya. (tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved