Kamis, 9 April 2026

Masih Nekat Mudik Lebaran, Siap-siap Dikarantina 14 Hari

Yuri meminta masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam memutus penularan Covid-19, dengan tidak mudik dan tidak bepergian

TribunBatam.id/Bereslumbantobing
MUDIK - Kondisi penumpang di Pelabuhan Domestik Sekupang, Batam, Provinsi Kepri, Rabu (22/04/2020). Rencana mudik warga Batam terancam batal setelah ada instruksi pemerintah untuk meminta warga tidak mudik pada lebaran 2020 ini. 

TRIBUNBATAM.id - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan makna mudik tak akan didapat karena harus dikarantina 14 hari di kampung halaman.

"Masyarakat yang mudik akan dikarantina di kampung halamannya sendiri.

Mari lindungi kampung halaman dan keluarga kita di kampung halaman," kata Yuri saat konferensi pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (22/04/2020).

UPDATE COVID-19! Kasus Meninggal Menurun, Pasien Sembuh Bertambah 913 Orang

Yuri pun meminta masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam memutus penularan Covid-19, dengan tidak mudik dan tidak bepergian.

Melalui keterangan tertulis, setiap orang, kata dia, harus memastikan diri tidak tertular dan menulari.

Gubernur Isdianto Berdoa untuk Kesembuhan Syahrul, Plh Wali Kota: Ayah Harus Kuat dan Sembuh

Perjalanan untuk mudik ia sebut sama sekali tak aman karena sangat memungkinkan terjadi kontak dekat dengan orang yang membawa virus corona yang tanpa gejala atau dengan gejala ringan.

"Sangat mungkin kita bertemu dan terpaksa kontak dengan orang tanpa gejala atau orang dengan gejala ringan di kendaraan, di terminal, di stasiun, di rest area atau di toilet umum sepanjang perjalanan," tuturnya.

Kondisi Mak Nteh Bikin Iba Plt Gubernur Kepri, Langsung Terima Bantuan dan Layanan Listrik Pemprov

Atau bisa jadi, kata dia, justru seseorang yang memutuskan mudik ke kampung halaman ternyata membawa virus corona tanpa gejala atau dengan gejala ringan, karena berasal dari daerah yang terjangkit Covid-19.

"Itu berpotensi menulari keluarga kita di kampung halaman.

Bila memaksa pulang kita akan dikarantina selama 14 hari di kampung halaman," katanya.

Temasek Foundation Kirim Satu Juta Masker untuk Kepri, Gubernur Isdianto Dukung Daerah Terapkan PSBB

Menurut Yurianto, keberhasilan membendung Covid-19 sangat memengaruhi beban perawatan di rumah sakit.

"Semakin banyak yang dirawat, maka akan semakin berat beban kita," ujarnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved