Breaking News:

Kapolres Bintan Warning Pengusaha Sembako: Jika Ada Penyelewengan, Kita Tindak

Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono akan menindak pengusaha sembako yang memainkan harga di tengah bulan suci Ramadan 1441 H.

Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ALFANDI SIMAMORA
Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono bersama jajarannya. Kapolres memberi peringatan tegas kepada pengusaha sembako yang memainkan harga. 

TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono akan menindak pengusaha sembako yang memainkan harga di tengah bulan suci Ramadan 1441 H.

Apalagi di saat situasi pandemi Covid-19.

"Kita tidak main-main, jika ada ditemukan penyelewengan harga sembako kami akan melakukan penindakan tegas sesuai dengan undang-undang yang berlaku," tegasnya, Jumat (24/4/2020).

Bambang juga meminta kepada pengusaha sembako dan pedagang kebutuhan sembako, baik di swalayan dan lainnya, agar tetap memberikan harga kebutuhan sembako sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Seperti yang diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan No.7 tahun 2020 tentang harga acuan pembelian di petani dan harga acuan penjualan di tingkat konsumen, khususnya untuk wilayah Bintan.

 Baru 13 dari 50 Anggota DPRD Batam Jalani Rapid Test Covid-19

 1 PDP di Anambas Reaktif Rapid Test, Pendatang Mesti Lapor Lurah Setempat

"Jangan sampai memainkan harga diatas harga HET, kita akan proses," ucapnya.

Sementara itu, Bambang mengatakan, untuk saat ini kebutuhan sembako di Kabupaten Bintan masih aman dan kondusif selama Ramadan.

"Untuk kesiapan sembako saat ini masih kondusif,jadi masyarakat tidak perlu panik terkait dengan pangan," ucap Bambang.

Bambang menuturkan, untuk memastikan harga sembako tetap stabil, Satgas Pangan Polres Bintan bersama PPNS Disperindagkop dan UKM Bintan akan terus melakukan pengecekan di beberapa gudang sembako di wilayah Bintan.

"Kita dari Satgas Pangan Polres Bintan bersama PPNS Disperindagkop dan UKM Bintan juga selalu melakukan koordinasi dengan Kementerian Perdagangan untuk cek ketahanan pangan dan pertanian," ungkapnya.

Ia menambahkan, pemerintah terus melakukan upaya agar harga pangan sesuai HET di wilayah Bintan. Salah satunya dengan mendatangkan kembali sebanyak 20 ton gula. Kedepan juga sudah dipesan sebanyak 150 ton gula.

"Langkah ini bertujuan menekan harga tidak melampaui HET. Makanya saya kembali tegaskan, jangan ada penyelewengan harga," tutupnya. (tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved